Berita Nasional

Alasan Nasdem Memilih Usung Anies Baswedan, Bukan Ganjar Pranowo Sebagai Capres: Kejar Deadline

Wasekjen Nasdem mengungkapkan alasan, tidak dipilihnya Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sebagai calon presiden yang diusung

Editor: muslimah
Istimewa
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam groundbreaking pabrik Wavin di Grand Batang City atau Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), Senin (3/10/2022). 

TRIBUNJATENG.COM - Partai Nasdem telah resmi mengumumkan akan mengusung Anies Baswedan sebagai Capres.

Sebelumnya mereka mengumumkan tiga nama yang kemungkinan bakal didukung.

Termasuk diantaranya Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

Baca juga: Wanita Pengendara Motor Tewas Kecelakaan saat Lawan Arah, Anaknya Cedera Kepala

Baca juga: Tetap Cetar Tanpa Bulu Mata & Kerik Alis, Yuk Belajar Rias Pengantin Syari di Banyumas Wedding Fair

Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Nasdem Hermawi Taslim mengungkapkan alasan, tidak dipilihnya Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sebagai calon presiden yang diusung oleh Nasdem.

Menurut dia, hal itu lantaran ketidakjelasan sikap Ganjar setelah namanya masuk ke dalam bursa bakal calon presiden yang hendak diusung Nasdem, bersama dua kandidat lainnya, yakni Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa, beberapa waktu lalu.

“Bukan tidak ada balasan (dari Ganjar), tidak ada kejelasan kapan (memutuskan). (Padahal Partai Nasdem) harus kejar deadline biar jelas,” ucap Hermawi pada wartawan, Rabu (5/10/2022).

Hermawi menyampaikan, Partai Nasdem tak bisa menunggu sikap politik Ganjar.

Sehingga, Nasdem memilih mengambil sikap untuk mengusung Anies.

“Karena kita berkejaran dengan waktu, kita sangsi apakah beliau (Ganjar) punya sikap yang teguh. Kan sebenarnya tinggal dijawab diplomatis saja, itu sebenarnya memuaskan kita tapi tidak ada jawaban sama sekali,” paparnya.

“Sekarang kita melangkah ke depan, kita sudah punya capres, kita harapkan dalam waktu dekat partai koalisi kita mengikuti jejak kita,” tuturnya.

Di sisi lain ia mengklaim masih terbuka kemungkinan untuk mengusung Ganjar, tapi pada posisi calon wakil presiden (cawapres).

Namun keputusan itu tak bisa ditentukan hanya oleh Partai Nasdem, tapi juga oleh Anies Baswedan.

Pasalnya Surya Paloh telah memberikan hak prerogatif pada Anies untuk menentukan cawapresnya sendiri.

“Tergantung nanti pembicaraan, tergantung persetujuan Anies terutama,” tandasnya.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved