Kriminal Hari Ini

Empat Pria Bobol Rumah Seusai Nonton Arema FC Vs Persebaya Surabaya, Alasan Buat Bayar Sewa Mobil

Joko dan ketiga temannya nekat mencuri di rumah korban karena tidak punya uang untuk membayar sewa mobil pada Senin (3/10/2022) pagi.

Editor: deni setiawan
tribunnews.com
ILUSTRASI kasus pembobolan rumah. 

TRIBUNJATENG.COM, SUKOHARJO - Di balik Tragedi Kanjuruhan Malang, tindak kriminalitas terjadi di wilayah hukum Polres Sukoharjo.

Total ada empat pelaku warga Kabupaten Grobogan dalam aksi pembobolan rumah di Sukoharjo.

Mereka melakukan aksi tersebut seusai menyaksikan laga Arema FC Vs Persebaya Surabaya di Malang.

Itu dilakukan mereka dengan alasan karena tidak ada dana untuk membayar sewa mobil.

Baca juga: Harapan Bupati Sukoharjo kepada BWI yang Baru Dikukuhkan, Kelola Wakaf untuk Pemberdayaan Umat

Joko Triantoro alias Andi Hermawan (55) warga Grobogan menguras barang-barang berharga di rumah milik warga Pandeyan, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, Aulia Rahman (38) saat ditinggal menjemput anaknya pulang sekolah.

Dalam aksinya, Joko tidak sendirian.

Pekerja proyek pembangunan ini dibantu tiga temannya yakni Muhammad Irgi Fahrezi alias Papi (22), Anton Sujarwo alias Jarwo (36), dan Mardiyanto alias Mardi (49).

Joko dan ketiga temannya nekat mencuri di rumah korban karena tidak punya uang untuk membayar sewa mobil pada Senin (3/10/2022) pagi.

Mereka menyewa mobil untuk menyaksikan pertandingan sepak bola Liga 1 2022-2023 di Malang, laga Arema FC Vs Persebaya Surabaya pada Sabtu (1/10/2022) malam.

"Kami dari nonton bola di Malang mutar-mutar."

"Terus ketemu rumah korban, diketuk-ketuk tidak ada orang, kami masuk ambil barang-barang yang ada di rumah," kata Joko seperti dilansir dari Kompas.com, Kamis (6/10/2022).

Baca juga: Polres Sukoharjo Tangkap Gerombolan Pembobol Rumah Kosong di Wilayah Grogol

Baca juga: Warga Grobogan Bobol Rumah di Grogol Sukoharjo, Kerugian Korban Rp 20 Juta

Joko masuk ke rumah korban dengan cara merusak pintu rumah.

Setelah berhasil membuka pintu, Joko dan teman-temannya mengambil barang-barang di dalam rumah korban.

Seperti satu handphone, satu laptop, dua TV, dua BPKB sepeda motor, dua buku tabungan, dua batang emas antam seberat 10 gram beserta surat-suratnya, uang tunai Rp 1 Juta, dan enam jam tangan.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved