Kecelakaan Hari Ini
Martini Pedagang Buah di Jambu Semarang: Dua Kali Warung Dihajar Truk, Sudah Diperbaiki Kena Lagi
Martini tidak memiliki tempat tinggal lain untuk dihuni, lagipula, dia juga berupaya memanfaatkan jalan nasional itu untuk berjualan buah.
Penulis: Reza Gustav Pradana | Editor: deni setiawan
TRIBUNJATENG.COM, JAMBU - Seorang pemilik warung buah di Jalan Ambarawa-Magelang, Desa Kalimalang, Kecamatan Jambu, Kabupaten Semarang, Martini (74) bersedih lantaran sudah dua kali warung miliknya hancur tertabrak truk.
Warungnya terletak di tikungan serta kontur jalan yang menanjak.
Tak pelak, lokasi warungnya rawan atau berpotensi terdampak jika ada kecelakaan lalu lintas di wilayah tersebut.
Dia yang bertempat tinggal di sebelah warung juga merasa tidak tenang lantaran tiap kali terdapat truk yang tidak kuat menanjak, harus bergegas keluar rumah untuk berjaga-jaga dan menyelamatkan diri.
Baca juga: UPDATE Pilkades Serentak Kabupaten Semarang, Digelar di 24 Desa, 5 dari 73 Calon Adalah Pasutri
Baca juga: Banjir Mangkang Semarang Menggiring Ingatan Warga di 12 Tahun Silam, Kadarlusman: Mereka Trauma
Sebagai informasi, truk bermuatan vinyl mundur dan menabrak warung hingga terguling di jalan tersebut pada Kamis (13/10/2022).
Kecelakaan serupa juga pernah terjadi di lokasi yang sama pada akhir September 2022, tepatnya Selasa (27/9/2022).
Di mana saat itu sebuah truk bermuatan triplek menabrak truk lain dan warung yang sama.
Tidak ada korban dari kedua kejadian itu, namun karena warung milik Martini tertabrak dan tertimpa truk, sebagian buah-buah dagangannya juga turut hancur.
“Kemarin habis kejadian itu (warung) sudah diperbaiki, sekarang ditonjor (ditabrak) lagi."
"Setiap ada truk yang tidak kuat nanjak, saya sekeluarga pasti berlari keluar dari rumah dan mencari tempat aman."
"Takut kalau truk mundur dan menabrak warung saya lagi karena saya juga tinggalnya di sini,” katanya kepada Tribunjateng.com, Kamis (13/10/2022).
Baca juga: Dua Anggota TNI Terlibat Pembunuhan Pegawai Bapenda Kota Semarang? Saksi Kasus Iwan Budi Ketakutan
Baca juga: Upacara Peringatan Pertempuran Lima Hari di Semarang, Akses Jalan ke Tugu Muda Tutup Sementara
Martini tidak memiliki tempat tinggal lain untuk dihuni, lagipula, dia juga berupaya memanfaatkan jalan nasional itu untuk berjualan buah dan mendatangkan pelanggan.
“Jadi dulu di tepi jalan depan warung saya ini selokan."
"Jadi truk dan mobil saat menanjak tidak terlalu menepi."
"Sehingga saat tidak kuat, mundur dan terperosoknya di seberang."
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Sebuah-truk-bermuat3102022.jpg)