Jumat, 10 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

Bencana Hidrometeorologi Intai Semarang, Begini Kesiapan Para Kapolsek

Kapolsek di jajaran Polrestabes Semarang berbenah diri menyikapi adanya ancaman bencana hidrometeorologi

Penulis: iwan Arifianto | Editor: muslimah
Polsek Genuk
Tim siaga bencana Polsek Genuk saat memeriksa peralatan seperti senso, pelampung, dan peralatan lainnya, alat-alat tersebut digunakan sebagai antisipasi ancaman bencana hidrometeorologi di Genuk, Kota Semarang. 

TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG - Kapolsek di jajaran Polrestabes Semarang berbenah diri menyikapi adanya ancaman bencana hidrometeorologi.

Seperti yang dilakukan oleh beberapa Kapolsek yang memiliki wilayah rawan banjir seperti Genuk dan Tugu.

Begitupun wilayah atas yang memiliki wilayah rawan longsor seperti Gajahmungkur dan Candisari.

"Kami sudah  bentuk tim siaga bencana Polsek Genuk sebagai bentuk quick respon kesiapsiagaan penanggulangan bencana," ujar Kapolsek Genuk AKP Ris Andrian Yudo Nugroho kepada Tribunjateng.com, Senin (17/10/2022).

Baca juga: Ijazah Presiden Digugat, Guru SMAN 6 Surakarta Masih Ingat Betul Polah Jokowi di Sekolah

Baca juga: Cerita Putri Candrawathi Soal Yosua Masuk Kamar dan Berbuat Kurang Ajar, Amarah Ferdy Sambo Tersulut

Selain kesiapan personil melalui  tim siaga bencana Polsek Genuk, persiapan sarana dan prasarana juga dilakukan.

Peralatan seperti senso, pelampung, dan lainnya diperiksa kembali sehingga siap ketika dibutuhkan.

"Kami Minggu kemarin sudah apel, personil siap dan responsif. Termasuk kami giatkan koordinasi dengan instansi terkait," kata Ris.

Ia menyebut, Genuk memang memiliki banyak wilayah zona rawan banjir.

Termasuk kantor Polsek Genuk itu sendiri.

Pihaknya meminta Bhabinkamtibmas menginisiasi masyarakat untuk membersihkan lingkungan sekitar.

Bhabinkamtibmas harus selalu  standby apabila terjadi banjir.

"Serta aktif pula memantau pompa air yang berdampak langsung ke naiknya permukaan air saat hujan," ucapnya.

Kapolsek Tugu Kompol Zawawi mengatakan, memiliki tugas khusus kepada para Bhabinkamtibmas di wilayah 3 M meliputi Mangkang Kulon, Mangkang Wetan dan Mangunharjo.

Wilayah tersebut dikenal sebagai zona merah rawan banjir.

"kami suruh pantau apabila wilayah atas seperti Mijen dan Ngaliyan hujan deras para Bhabinkamtibmas harus sudah di lokasi," bebernya.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved