Selasa, 28 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

Bencana Hidrometeorologi Intai Semarang, Begini Kesiapan Para Kapolsek

Kapolsek di jajaran Polrestabes Semarang berbenah diri menyikapi adanya ancaman bencana hidrometeorologi

Penulis: iwan Arifianto | Editor: muslimah
Polsek Genuk
Tim siaga bencana Polsek Genuk saat memeriksa peralatan seperti senso, pelampung, dan peralatan lainnya, alat-alat tersebut digunakan sebagai antisipasi ancaman bencana hidrometeorologi di Genuk, Kota Semarang. 

Kapolsek Candisari, Iptu Handri Kristanto mengatakan, menghadapi ancaman bencana hidrometeorologi telah memberikan arahan kepada personil Polsek untuk menjaga kesehatan.

Terutama saat ini yang mana  kondisi cuaca ekstrem sehingga dalam melaksanakan tugas bisa dilakukan secara maksimal.

Kemudian terkait sarana dan prasarana Polsek Candisari sangat terbatas tetapi akan selalu berkoordinasi dengan instansi terkait dalam hal penanganan bencana alam.

"Polsek sementara ini hanya menyiapkan perlengkapan pribadi personil dalam melaksanakan pengamanan dan pengaturan lalulintas," katanya kepada Tribunjateng.com.

Ia mengaku, telah melakukan pemetaan wilayah rawan bencana.

Berdasarkan hasil pemetaan kerawanan bencana alam ada beberapa wilayah yang rawan longsor sebanyak empat kelurahan.

Pertama, Kelurahan Karanganyar Gunung meliputi  RT 1 RW 1, RT 2, 6 dan 7 di RW 4. 

Kedua,  Kelurahan Jomblang meliputi  RT 2 RW 3, RT 12 RW 10 dan RT 11 RW 11.

Ketiga, Kelurahan Candi meliputi 
RW 1, RW 2,RW 7,  RW 8, RW 9, RW 10.

Terakhir di Kelurahan Tegalsari 
RT 5 RW 3, RT 4 RW 4, RT 4 RW 7, RT 3 RW 9.

"Untuk genangan air di wilayah Candisari terutama di jalan protokol tidak ada,  nihil," bebernya.

Ia menambahkan, tidak ada tugas khusus bagi Bhabinkamtibmas saat menghadapi cuaca ekstrem kali ini.

Namun, ia memberikan arahan tertentu untuk meningkatkan koordinasi yang intens dengan unsur instansi terkait dalam penanganan di lapangan.

Selain itu, bhabinkamtibmas harus memberikan imbauan kepada masyarakat untuk segera melaporkan kepada petugas atau pelayanan secara digital melalui aplikasi Libas.

Laporan dilakukan secara cepat dan akurat sehingga penanganan petugas di lapangan dapat dilakukan dengan respon cepat.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved