Berita Karanganyar
Launching Ruang TIK dan Disabilitas, Bupati Karanganyar: Perlu Dikenalkan ke Masyarakat Luas
Bupati Karanganyar, Juliyatmono secara resmi melaunching layanan ruang TIK dan disabilitas di Kantor Dinas Kearsipan dan Perpustakaan
Penulis: Agus Iswadi | Editor: Catur waskito Edy
TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Bupati Karanganyar, Juliyatmono secara resmi melaunching layanan ruang TIK dan disabilitas di Kantor Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarpus) Karanganyar, Senin (31/10/2022).
Launching tersebut dilakukan bertepatan dengan acara pameran buku bertajuk Festival Literasi Karanganyar Maju dan Mandiri Dengan Literasi yang dibuka mulai hari ini hingga 6 November 2022.
Selain pameran buku dalam kesempatan tersebut juga diselenggarakan acara talk show, gelar budaya dan nobar.
Sekretaris Disarpus Karanganyar, Ardiansyah menyampaikan, ada 1.000 -an buku braille dan dua unit komputer yang dapat diakses para penyandang tuna netra di ruang disabilitas.
Sedangkan di ruang TIK terdapat 12 komputer dan proyektor yang dapat diakses oleh masyarakat umum secara gratis untuk pelatihan atau bimtek.
Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengungkapkan, pameran ini merupakan serangkaian peringatan HUT ke-105 Karanganyar yang jatuh pada 18 November 2022. Kaitannya dengan ruang TIK dan disabilitas, lanjutnya, pemerintah bertugas menyediakan sarana dan para sarana bagi masyarakat dalam rangka meningkatkan gemar membaca.
Menurutnya, perpustakaan harus terus mendorong dan meningkatkan masyarakat terkait budaya gemar membaca begitu juga menganalisa dan memahami apapun dalam rangka memperkaya ilmu pengetahuan.
"Ini harus dikenalkan kepada masyarakat luas supaya yang membutuhkan dapat mengakses," katanya kepada Tribunjateng.com.
Sementara itu Kabid Pengembangan Perpustakaan Disarpus Jateng, Yusadar Armunanto menambahkan, minat membaca masyarakat di Jateng termasuk nomor dua tertinggi se-Indonesia.
"Indek gemar membaca 2020 itu, Jateng 61,85 persen dari target nasional 55,74 persen. Kemudian 2021, target nasional 59,03 persen capaiannya 68,03 persen," imbuhnya.
Dia menerangkan, pameran serta ruang TIK dan disabilitas ini merupakan terobosan dari Pemkab Karanganyar dalam rangka meningkatkan indek literasi membaca. (Ais).
Baca juga: Krisnawati Dibunuh Hanya Seminggu Setelah Pulang Jadi TKW di Singapura, Ini Cerita Keluarga
Baca juga: KISAH NYATA : Sosok Ini Tewas di Ruang Sidang tapi Sang Pembunuhnya Malah Dibela Ratusan Warga
Baca juga: Awanngroup : “the Rubik’s Cube Topping Off Sebagai One Stop Solution Hotel & Properti Manajemen”
Baca juga: Sambut Hari Jadi Humas 71, Kapolres Wonogiri Bantu Korban Longsor & Sambangi Warga Cacat Lumpuh
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Al-Quran-braille-juliyatmono.jpg)