Breaking News

BREAKING NEWS: Gunung Semeru Erupsi pada Rabu Sore, Magma Meluncur Sejauh 4500 Meter

Dikutip tribunjateng.com dari Tribun Jatim, terpantau Puncak Jonggring Saloko terlihat mengeluarkan magma.

Editor: rival al manaf
Tangkapan layar TikTok
Ilustrasi Gunung Semeru 

TRIBUNJATENG.COM - Gunung Semeru di Jawa Timur erupsi pada Rabu (9/11/2022) sore.

Sebelumnya, Gunung Semeru memang mengalami gempa tremor dalam beberapa hari terakhir.

Dikutip tribunjateng.com dari Tribun Jatim, terpantau Puncak Jonggring Saloko terlihat mengeluarkan magma.

Baca juga: Kata Ganjar Soal Penetapan Upah Minimum Kabupaten/Kota: Menunggu Pusat Putuskan UMP

Baca juga: Kecelakaan di Blora, Mobil Dinas PMD Masuk Jurang Karena Jalan Bergelombang

Baca juga: Ini Hasil Lengkap Pilkades Serentak 11 Desa di Karanganyar, 4 Incumbent Terpilih Lagi

Material itu meluncur ke cekungan gunung di arah sisi tenggara. 

Material itu mengeluarkan kepulan asap warna hitam saat meluncur ke permukaan lereng.

Petugas Pos Pengamatan Gunung Api Semeru di Gunung Sawur Liswanto mengatakan, dari pantauan seismograf magma meluncur mengarah ke Curah Kobokan. 

Akan tetapi, aktivitas ini masih dalam batas aman.

Sebab, jarak luncur magma berhenti 4,5 kilometer dari Puncak Jonggring Saloko.

"Ini masih zona aman karena pemukiman terdekat berada di radius 9 kilometer," katanya.

 
Erupsi kali ini memang tidak menimbulkan dampak. Namun, Liswanto mewanti-wanti kepada masyarakat agar selalu waspada.

Karakteristik Gunung Semeru tergolong fluktuatif. 

Ancaman yang mengintai adalah bahaya sekunder dari jutaan kubik magma yang mengendap di kawasan lereng.

Material tersebut sewaktu-waktu dapat meluncur ke arah sungai jika terkena kontak air hujan.

Baca juga: Upah Minimum 2023 Ditetapkan 21 November 2022, Ini Daftar UMK Kabupaten Tegal 5 Tahun Terakhir

Baca juga: Mediasi Batal Karena Dewi Perssik Sakit, Sandy Arifin: Pihak Keluarga Minta Proses Tetap Lanjut

Baca juga: Prediksi Susunan Pemain Manchester City vs Chelsea, Pep Sebut Erling Haaland Belum Pasti Main

Liswanto merekomendasikan masyarakat tidak beraktivitas di sungai aliran lahar jika langit di atas Gunung Semeru terlihat gelap.

"Masyarakat kami mohon tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 km dari puncak."

"Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terdampak lahar dingin," pungkasnya. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul BREAKINGNEWS Gunung Semeru Luncurkan Lava Sejauh 4.500 Meter, Warga Diminta Waspada, 

Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved