Wawancara Khusus
Bagaimana DPRD Batang Dukung Pemkab Percepat Pemulihan Ekonomi?
Tahun 2022 ekonomi di Batang mulai merangkak naik pasca pandemi Covid-19 melanda.
Penulis: dina indriani | Editor: sujarwo
Bagaimana sinergi DPRD dengan Pemkab Batang selama ini?
Kami ini kan wakil rakyat harus dekat dengan rakyat, ada aturan main setiap anggota DPRD itu dalam satu tahun ada program Reses, yaitu menjaring aspirasi masyarakat di dapilnya masing-masing.
Yang mana menjaga menjembatani wakil rakyat dengan rakyat yanh diwakilinya dan sudah terpilih melalui mekanisme demokratis, kedekatannya seperti itu.
Bagaimana perkembangan UMKM di Kabupaten Batang?
UMKM Batang sendiri yang saya perhatikan di bawah OPD terkait sudah diberikan bantuan khususnya pasca covid sebagai salah satu untuk pemulihan ekonomi
Di DPRD, kami juga memberikan space atau fasilitas untuk pelaku UMKM ada "Pojok UMKM" khusus display produk seperti jajanan yang khas juga produk kerajinan dan sebagainya.
UMKM juga ada paguyubannya kami jembatani antara paguyuban dengan dinas terkait, bagaimana biar diberdayakan.
Sebenarnya UMKM di masa pemulihan eknomi mereka sebagai gaarda terdepan dari sisi ekonomi sehingga harus kita rawat, jaga, dan berikan stimulan terus agar berkembang.
Dan kalau berhasil, tentu akan menyerap tenaga kerja sehingga tidak mengandalkan industri di situ ada efek dominonya.
Apakah banyak para perantau dari Kabupaten Batang?
Perantau di Kabupaten Batang cukup banyak terutama di kota besar.
Beberapa kali saya bertemu mereka di kota besar seperti di Jakarta, saya kira mereka produktif artinya bukan hanya untuk dirinya sendiri tetapi juga ingat dengan kampungnya.
Ini juga yang menjadi perhatian khusus, karena potensi yang di luar juga hrus kita garap jangan sampai meninggalkan Batang malah menumbuhkan ekonomi daerah lain.
Dari sektor pendidikan tinggi di Kabupaten Batang seperti apa?
Di Kabupaten Batang belum banyak universitas, terakhir ada cabang Undip yang letaknya di Bandar kemudian universitas swasta ada Uniss.