Wawancara Khusus
Bagaimana DPRD Batang Dukung Pemkab Percepat Pemulihan Ekonomi?
Tahun 2022 ekonomi di Batang mulai merangkak naik pasca pandemi Covid-19 melanda.
Penulis: dina indriani | Editor: sujarwo
Kebanyakan anak-anak kita kuliajndi Pekalongan atau Seamarang, tapi saya kira tidak sedikit yang kembali untuk membangun daerahnya terutama desanya, saya juga sempat bertemu mereka banyak juga yang berhasil.
Untuk sektor wisata di Kabupaten Batang bagaimana?
Sektor wisata Batang menurut saya sangat potensial, tinggal bagaimana mana Pemda melalui programnya menggarap dengan baik.
Batang mempunyai Sumber Daya Alam yang luar biasa ada laut, pegunungan dan sekarang ada potensi industrinya.
Sekarang juga sudah banyak desa wisata seperti Desa Wisata Pandansari, Desa Wisata Kembanglangit, ini harus menjadi perhatian Pemda karena di situ ada efek dominonya untuk mensejahterakan masyarakat sekitar.
Dari sisi kuliner, di Kabupaten Batang seperti apa?
Kuliner, saya kira di Batang ada kuliner yanh harus jadi perhatian khusus dan PR DPRD harus kita cari sejarahnya, jangan sampai saling klaim antar kabupaten.
Dalam percepatan pemulihan ekonomi masyarakat, dukungannya seperti apa?
DPRD secara tupoksi, kerjanya sebagai budgeting penganggaran, monitoring pengawasan dan legislasi membuat Undang-undang bersama Pemda.
Kalau ditanya program DPRD ya misalnya mendukung Pemda sesuai tiga fungsi tadi, jika ada program visi misi yang dianggap baik kita dukung jika ada yang salah kita koreksi.
Dari suara rakyat selama ini, paling dominan yaitu dalam sektor pembangunan karena itu yang secara kasatmata terlihat ada kritik terkait pembangunan misalnya ada kalimat Batang berkembang terus lalu kapan berbuahnya?
Ini menjadi PR Pemda dan DPRD bagaimana Batang bisa berbuah.
Pembangunan beberapa tahun terakhir sesuai visi misi Bupati yang dulu telah terlaksana beberapa pembangunan seperti Islamic Center, GOR Indoor, jembatan dan perbaikan rumah sakit.
Lalu, bagaimana sepak terjang Maulana Yusup hingga saat ini menjadi Ketua DPRD Kabupaten Batang?
Saya sebetulnya di politik belum lama, jadi di 2014 periode kemarin diminta mencalonkan diri Alhamdulillah diberi amanat menjadi anggota Dewan.