Berita Banyumas

Viral Video Operator SPBU di Rawalo Banyumas Diduga Lakukan Pungli, Pertamina Beberkan Fakta Ini

Beredar sebuah video viral seorang sopir dumb truk di Banyumas sedang mengisi BBM tidak terima terhadap operator SPBU yang diduga melakukan pungli

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: muslimah
TribunJateng.com/Permata Putra Sejati
Suasana di SPBU Rawalo, Kecamatan Rawalo, Kabupaten Banyumas, yang menjadi lokasi dugaan pungli, Senin (14/11/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, BANYUMAS - Beredar sebuah video viral seorang sopir dumb truk di Banyumas sedang mengisi BBM tidak terima terhadap operator SPBU yang diduga melakukan pungli.

Kejadian itu terjadi di SPBU Rawalo, Kecamatan Rawalo, Kabupaten Banyumas, pada Kamis (10/11/2022) pagi.

Video itu viral di beberapa media sosial salah satunya di facebook dalam postingan yang diunggah oleh Maz NurArya Rizki Munaroq.

Baca juga: Profil Lengkap Daniel Mananta, Viral Usai Ikuti Kajian UAS Diisukan Jadi Muallaf?

Baca juga: Lanjut Penyelesaian Gate Exit Kadilangu, Tol Semarang - Demak Sesi 2 akan Kembali Ditutup

Ia menulis caption:

"Nopo Nggih nek tumbas Solar neng SPBU sak sini kudu ngemel kalih petugas SPBUne Ben bisa ngisi. 

Meresahkan niki, Info SPBU Rawalo, Banyumas" ujar penulis caption," tulis akun Maz NurArya.

Dalam bahasa Indonesia artinya 'Apakah saat ini kalau ingin beli solar di SPBU harus kasih tips kepada petugas SPBU agar bisa mengisi'

Dalam video berdurasi 3.40 menit itu sopir truk menerangkan bila dirinya tidak terima atas perlakuan petugas SPBU yang diduga pungli.

Berdasarkan keterangan dari sopir dumb truck, Banar (55) dalam video tersebut mengatakan dia sedang beli solar di SPBU Rawalo. 

Dia sendiri mengaku mempunyai barcode ijin pembelian BBM Bersubsidi yang telah dia urus sebelumnya.

"Saya beli Rp 850 ribu disuruh ngecas Rp 50 ribu.

Barcode ada di mobil saya, tidak saya tunjukan tapi sudah saya kasih tahu saya punya barcode itu.

Ketika akan mengisi solar saya sudah dimintai Rp 50 ribu," katanya saat dihubungi Tribunbanyumas.com, Senin (14/11/2022)

Ia mengatakan mengurus barcode tersebut tidak mudah buatnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved