Citizen Journalism
Dua Kejadian: Memalukan Dan Memilukan
Ketika Senin malam panitia dan peserta sedang bahagia mengadakan seremonial penutupan MITE, tiba-tiba muncul berita OL adanya kericuhan Munas HIPMI
"Bismillah, mugo2 konco-2 MDMC paringi sehat, kuat lan angsal rahmate Gusti Allah (Bismillah semoga relawan MDMC diberi kesehatan, kuat dan mendapat rahmat dari Allah Swt)"_ saya ikut mendoakan.
Sense of humanity, tanggap dan ketangguhan relawan MDMC Jateng sudah teruji dan terbukti. Ribuan mayat korban Covid-19 di Jateng telah dimakamkan oleh Tim Kamboja MDMC/MCCC.
Saya pernah membersamai beberapa kali pemakaman oleh Tim Kamboja MDMC Kendal, pada malam dan dinihari, disaat Covid varian Delta merajalela. Jangan tanya seberapa besar capeknya raga, pikiran dan jiwa kepada relawan MDMC.
Semangat berjihad di jalan kemanusiaan mengalahkan segala kecapekan badan. Telah terpatri di lubuk jiwa relawan Muhammadiyah sebuah keyakinan bahwa "menyelamatkan nyawa 1 orang laksana menyelamatkan nyawa manusia seisi bumi". Sebagaimana firman Tuhan dalam Al-Qur'an.
Dan benar keyakinan saya terbukti, MDMC Jateng langsung bergerak cepat menuju Cianjur. Perlengkapan dan peralatan DU di Solo langsung dipindahkan menuju lokasi bencana.
Saya mendapatkan foto di WA Group : Doni (MDMC Kendal), Staf LazisMu dan Kokam PWPM Jateng dilepas Ketua PWM Jateng berangkat ke lokasi bencana.
"Ya Allah Gusti, opo ora dho duwe wudel MDMC itu (Ya Allah, apa tidak punya pusar anak-anak MSMC itu)" gumam saya.
"Ora duwe wudel" adalah ungkapan Jawa untuk menggambarkan seseorang yang tidak memiliki rasa capek badan atau letih raga.
LazisMu Jateng terintegrasi dengan LazisMu Pusat dan KL (Kantor Layanan) se Indonesia segera membuka dompet peduli untuk menghimpun, mengelola dan mentasyarufkan dana yang terkumpul dari umat dan masyarakat secara amanah, bertanggungjawab, akuntabel dan teradministrasikan dengan baik.
Setiap periode dilakukan audit oleh Akuntan Publik, sesuai standar, kaidah dan ketentuan yang berlaku sebagai LAZ Terakreditasi Nasional.
Relawan Muhammadiyah tidak hanya datang pada fase awal tanggap darurat saja. Penyelamatan nyawa, kedaruratan medis dan pemulasaraan jenazah biasa dilakukan bersama Tim Medis dari RSMA atau RSUD terdekat.
Melalui Jitupasna (Kajian Situasi Pasca Bencana), biasanya relawan MDMC berada di lokasi bencana selama 1 tahun. Penanganan trauma psikologis anak-anak dan Huntara (Hunian Sementara) bagi penduduk korban gempa-pun dibangun. Hingga usaha pemulihan ekonomi warga terdampak gempa.
Kejadian Memalukan
Muktamar Muhammadiyahnke-48 selesai hari Ahad. Senin-Rabu, 21-23 November 2022, HIPMI menyelenggarakan Munas (Musyawarah Nasional) ke 17 di hotel Alila Surakarta. Dua even itu memiliki beberapa kesamaan sekaligus perbedaan.
Persamaannya adalah : dibuka secara resmi oleh Presiden RI; dihadiri beberapa menteri, Ketua DPR RI, Gubernur dan Walikota; Muktamar dan Munas merupakan forum tertinggi organisasi; diikuti peserta dan peninjau ribuan orang; dilaksanakan di kota Solo; memiliki agenda sama : LPJ Pengurus, menyusun proker dan melakukan pemilihan Ketum organisasi; upacara pembukaan muktamar/munas memperlihatkan kemegahan seremonial yang sama.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/hafid-oke-oke.jpg)