Program PINTAR
Seriusi Data Rapor Pendidikan, Pemkab Banyumas Gelar Rapat Pemangku Kepentingan
Pemkab Banyumas kembali menggelar rapat pemangku kepentingan setelah disepakatinya data rapor pendidikan oleh Kemendikbudristek, Kemendagri.
TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Pemkab Banyumas kembali menggelar rapat pemangku kepentingan setelah disepakatinya data rapor pendidikan oleh Kemendikbudristek, Kemendagri, dan kementerian lain.
Bertempat di meeting room Hotel Elsotel Purwokerto, rapat berlangsung sejak pukul 12.30-15.45 WIB.
Data-data tersebut digunakan sebagai indikator kinerja pemda di bidang pendidikan.
Data rapor pendidikan juga dapat dimanfaatkan memetakan kondisi, menyusun rencana kerja dan anggaran serta mengimplementasikan rencana kerja bersama dengan anggaran dan evaluasinya.
Hadir dalam rapat Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas beserta kabid, kasi, koordinator pengawas dan beberapa bagian lain.
Kemudian perwakilan dari Bappeda Litbang, perwakilan dari Kantor Kementerian Agama Kab Banyumas, PGRI, dan perwakilan fasilitator daerah.
Hadir pula dari Tanoto Foundation Jawa Tengah, Dr. Nurkolis, M.M.
Sebagai lembaga filantropi yang telah banyak memberikan sumbangsih dalam pendidikan Indonesia, Tanoto Foundation kembali bermitra bersama Kabupaten Banyumas.
Pada 2019 telah dilakukan kerja sama Pemkab Banyumas dengan Tanoto Foundation untuk pertama kali.
Beberapa agenda yang dibahas dalam rapat tersebut adalah pengidentifikasian permasalahan dan tantangan terkait rapor pendidikan serta diskusi alternatif pemecahan masalah.
“Kerja sama ini selaras dengan tujuan Program PINTAR, yakni perbaikan pembelajaran di sekolah, penguatan kemampuan pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan, dan menguatkan kualitas pendidikan calon guru dan guru di LPTK,” papar Nurkolis.
Ia menambahkan tujuan tersebut tercapai dengan pembentukan fasilitator daeran dan nasional, pemberian bantuan teknis perencanaan dan kebijakan berkelanjutan serta pengaktifan kelompok kerja guru dan kepala sekolah.
Beragam transformasi pendidikan pun siap diberikan oleh Tanoto Foundation kepada seluruh mitra, termasuk Kabupaten Banyumas.
Transformasi yang dimaksud yaitu digitalisasi pendidikan (PMM, LMS, website, dan lain), aktivitas komunitas belajar (komite pembelajaran, KKG, dan MGMP), kepemimpunan instukional (Komite pembelajaran, KKG, dan MGMP), implementasi kurikulum merdeka, dan perencanaan berbasis data.
Kepala Dinas Pendidikan Kab. Banyumas Drs. H. Joko Wiyono, M.Si mengatakan ada beberapa hal yang perlu ditanggapi oleh Tanoto Foundation.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/tanoto-banyumas.jpg)