Berita Salatiga

Cara Rutan Salatiga Latih Kemandirian Warga Binaan, Pendamping: Kelak Jadi Bekal Saat Bebas

Selain menekankan program pembinaan kepribadian, kami juga memberikan pembinaan kemandirian berupa pelatihan menyulam, menjahit, hingga membuat kue.

Penulis: Hanes Walda Mufti U | Editor: deni setiawan
RUTAN KELAS IIB SALATIGA
Warga binaan perempuan Rutan Salatiga saat menyulam di Aula Rutan Salatiga, Kamis (1/12/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA – 18 warga binaan Rutan Salatiga ikuti kegiatan kemandirian.

Kepala Rutan Salatiga, Andri Lesmano mengatakan, dalam kegiatan ini ada beberapa pelatihan untuk menunjang kemandirian para warga binaan perempuan.

“Selain menekankan program pembinaan kepribadian, kami juga memberikan pembinaan kemandirian berupa pelatihan menyulam, menjahit, hingga membuat kue,” kata Andri kepada Tribunjateng.com, Kamis (1/12/2022).

Baca juga: Polres Salatiga Dapat Bantuan Empat Mobil Dinas, AKBP Indra Mardiana: Kami Siap 24 Jam

Baca juga: Ibu dan Anak Ketiban Rezeki, Diberi Rp 1 Juta Seusai Jadi Petugas Upacara Hari Korpri Kota Salatiga

Menurutnya, kegiatan yang dilakukan ini memang masih terbatas, tetapi pihaknya akan terus berproses dengan keterbatasan tersebut.

Keterbatasan ini juga menjadi salah satu semangat bagi warga binaan dalam mengikuti pelatihan ini.

“Kami memanfaatkan Aula Serba Guna Rutan Salatiga selain untuk kegiatan kerohanian, olahraga tenis meja."

"Kami manfaatkan untuk sarana pembinaan produktif berupa pelatihan menyulam kepada warga binaan perempuan,” ungkapnya.

Baca juga: Pimpin Rapat POK Tingkat Kota, Pj Wali Kota Salatiga Sinoeng Tegaskan Agar Patuh Regulasi

Baca juga: Kehadiran Layanan Listrik Premium di Salatiga, PLN: 24 Jam Tanpa Padam

Pihaknya juga berinisiatif agar tahun depan dapat melakukan pelatihan-pelatihan dengan melibatkan pihak terkait seperti Pemkot Salatiga maupun yayasan di Kota Salatiga.

Sementara itu, petugas pendamping, Halimah menambahkan, dengan digelarnya kegiatan ini, para warga binaan dapat memiliki ilmu yang bermanfaat.

“Hal ini selain mengisi waktu luang dan mengurangi kejenuhan, juga sebagai sarana pembekalan kepada warga binaan sehingga dapat dimanfaatkan saat sudah bebas nanti,” kata Halimah. (*)

Baca juga: 126 PNS Pemkab Wonosobo Purna Tugas Awal 2023, Bupati Afif: Teruslah Mengabdi Kepada Masyarakat

Baca juga: Cita-cita Kembangkan Kampung Bahasa Berbasis Pesantren di Wonosobo, Rintisannya Ponpes Rohmatul Umat

Baca juga: Doa Terbaik Stefano Cugurra Kepada Spaso, Pemain Pengganti Dimas Drajat Jelang Piala AFF 2022

Baca juga: Dimas Drajat Tak Bisa Gabung Timnas Indonesia, Dicoret Jelang Piala AFF 2022, Ini Kata Tim Dokter

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved