Berita Jepara

Pemkab Jepara Usulkan UMK 2023 Naik Rp 164 Ribu

Pemerintahan Kabupaten Jepara telah melakukan pembahasan penetapan UMK 2023. Dalam rapat pleno Dewan Pengupahan yang berlangsung pada Kamis (30/11/20

Penulis: Muhammad Yunan Setiawan | Editor: m nur huda
YUNANSETIAWAN/TRIBUNMURIA
Kepala Dinas Koperasi UKM Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Jepara Samiadji berunding dengan perwakilan buruh di depan Kantor Bupati. Perundingan itu membahas penetapan UMK 2023. 

TRIBUNJATENG.COM, JEPARA - Pemerintahan Kabupaten Jepara telah melakukan pembahasan penetapan UMK 2023.

Dalam rapat pleno Dewan Pengupahan yang berlangsung pada Kamis (30/11/2022), Pemerintah Kabupaten Jepara telah menetapkan nominal kenaikan.

Ketua Dewan Pengupahan Kabupaten Jepara Edy Sujatmiko mengungkapkan, perhitungan kenaikan UMK ini berdasarkan Permenaker Nomor 18 Tahun 2023 tentang Upah Minimum 2023.

Baca juga: Apindo Jepara Minta Penetapan UMK 2023 Gunakan PP 36/2021

"Kita dari pemerintah melakukan penghitungan dengan permenaker di angka 7, 8 persen. Dengan koefisien alfa paling tinggi 0,3," kata Edy Sujatmiko kepada tribunmuria.com.

Dengan kenaikan tersebut, UMK 2023 di Kabupaten Jepara sebesar Rp 2.272.626, 63 atau naik Rp 164.223, 52 dari UMK 2022 yang sebesar Rp 2.272.626, 63.

Angka kenaikan ini di luar ekspetasi serikat buruh. Pihak buruh yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) dan Konfederasi Kongres Alinasi Buruh Indonesia (KASBI) berdemo di depan Kantor Bupati. 

Dalam tuntutannya, pihak buruh meminta Pemkab Jepara mengusulkan kenaikan 10 persen.  Dengan kenaikan 10 persen, UMK Kabupaten Jepara 2023 menjadi Rp 2.319.243, 42. Namun tuntutan ini tidak dipenuhi oleh Pemkab Jepara.

“Kami akan aksi di provinsi tanggal 7 nanti,” kata Koordinator KASBI Jepara Raya, Agus Priyanto, Sabtu (3/12/2022).

Dia meminta Pemerintah Kabupaten Jepara berpihak kepada buruh. Salah satu bentuknya menetapkan angka usulan kenaikan sesuai permintaan buruh. 

Agus meminta Pemkab Jepara tidak mengusulkan kenaikan di bawah 10 persen.(*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved