Berita Ungaran

Keindahan Curug Gending Asmoro, Air Terjun Tersembunyi di Ungaran Kab. Semarang yang Terlupakan

Di wilayah Kecamatan Ungaran Timur terdapat satu objek wisata air terjun.

Penulis: Reza Gustav Pradana | Editor: sujarwo
TRIBUN JATENG/REZA GUSTAV
Suasana lokasi wisata Curug Gending Asmoro di Dusun Tompogunung, Desa Kalongan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang. 

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Di wilayah Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang terdapat satu objek wisata air terjun bernama Curug Gending Asmoro.

Curug Gending Asmoro sendiri terletak di Dusun Tompogunung, Desa Kalongan.

Adanya air terjun di sana menjadi hal yang unik lantaran wilayah Ungaran Timur sendiri terkenal dengan kawasan industri serta perumahan.

Untuk masuk ke kawasan wisata tersebut, pengunjung harus melewati jalan setapak dan menuruni tangga sepanjang sekitar 200 meter.

Sesampainya di lokasi air terjun, terdapat jembatan setinggi sekitar empat meter dan sepanjang sekitar 20 meter untuk menuju ke persis bawah air terjun.

Air terjun tersebut juga dikeliling hutan bambu sehingga menambah daya tarik wisata alam itu.
Selama pandemi Covid-19, tempat wisata itu harus beberapa kali ditutup hingga pantauan terakhir, kondisinya terbilang kurang terawat.

Suasana lokasi wisata Curug Gending Asmoro di Dusun Tompogunung, Desa Kalongan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang.
Suasana lokasi wisata Curug Gending Asmoro di Dusun Tompogunung, Desa Kalongan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang. (TRIBUN JATENG/REZA GUSTAV)

Jalan menuju air terjun sendiri sudah mulai tertutup ilalang di sekitarnya.

Meskipun demikian, wisatawan masih bisa melewatinya dengan menikmati keindahan alam yang pengelolaannya di bawah pemerintah desa setempat itu.

Kepala Desa Kalongan, Yarmuji mengatakan, saat ini lokasi wisata potensial tersebut sudah jarang dikunjungi wisatawan.

Bahkan, menurutnya, sudah selama beberapa pekan terakhir ini tidak ada pengunjung tiap harinya.

“Sekarang dibuka, tapi sepi. Sekarang untuk sementara kami gratiskan dahulu,” ujarnya kepada Tribunjateng.com, Senin (5/12/2022).

Untuk harga tiket aslinya yaitu Rp 10 ribu untuk per orang dan sekali masuk, namun loket penyedia tiket sendiri terpantau kosong.

Yarmuji menerangkan, dirinya menunggu momentum dan semangat untuk kembali memulihkan atau menyegarkan kembali Curug Gending Asmoro.

Suasana lokasi wisata Curug Gending Asmoro di Dusun Tompogunung, Desa Kalongan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang.
Suasana lokasi wisata Curug Gending Asmoro di Dusun Tompogunung, Desa Kalongan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang. (TRIBUN JATENG/REZA GUSTAV)

Untuk infrastukturnya sendiri, Yarmuji mengaku sudah menatanya dengan baik dengan membangun cor untuk jembatan di sana.

“Ternyata reborn itu lebih sulit dan berat dibanding launching baru. Kami baru memikirkan barangkali bisa bekerjasama dengan masyarakat setempat,” pungkasnya.

Sebagai informasi, Curug Gending Asmoro dibangun dan dibuka sejak 11 Februari 2022 lalu oleh Wakil Bupati Semarang, Ngesti Nugraha yang kini telah menjadi bupati.

Pembukaan itu sekaligus menandai Desa Kalongan sebagai desa wisata. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved