Berita Purbalingga

Kenalkan Pontensi Unggulan Ternak, Pemkab Purbalingga Gelar Kontes Kambing

Ratusan ekor kambing mengikuti kontes Kambing Kejobong, di lapangan Desa Bandingan, Kecamatan Kejobong, Kabupaten Purbalingga, Rabu (7/12/2022). 

Ist. Pemkab Purbalingga.
kontes Kambing Kejobong Juri saat melakukan penilaian terhadap kambing unggul khas Kejobong di kontes kambing Kejobong, Purbalingga, Rabu (7/12/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, PURBALINGGA -  Ratusan ekor kambing mengikuti kontes Kambing Kejobong, di lapangan Desa Bandingan, Kecamatan Kejobong, Kabupaten Purbalingga, Rabu (7/12/2022). 

Kontes tersebut menjadi ajang mengenalkan potensi yang dimiliki Purbalingga terutama di bidang ternak.

Kepala Dinas Pertanian (Dinpertan) Kabupaten Purbalingga, Mukodam, mengatakan Kejobong itu memiliki sumberdaya genetik lokal yang sudah disertifikasi Menteri Pertanian.

"Jadi ini mengenalkan lebih luas sumber daya genetik lokal yang unggul dan harus dikembangkan," katanya kepada Tribunbanyumas.com.

Peserta kontes kambing yakni, kelompok tani penerima program Upland Kementerian Pertanian. 

Sementera, kriteria penilian kambing dalam event ini meliputi beberapa faktor.

"Tingkat kesehatan, tinggi badan, kegemukan, keserasian tubuh, kaki, kepala, telinga, dan macam-macam lagi. 

Ini untuk mencari kambing-kambing unggul, yang dapat dijadikan pejantan, indukan, atau anakan unggul," jelasnya.

Kalau indukan dibedakan dari susunya. 

Sebab kalau susunya bagus makan akan memberikan susu dengan kualitas bagus juga dalam memelihara anakannya.

Terkain program Upland kambing Kejobong, Mukodam menerangkan ada sisipan program khusus melestarikan dan meningkatkan populasi kambing khas Kejobong itu. 

Yakni menjediakan 10 pejantan unggul untuk diambil spermannya, nanti dibekukan semennya untuk kawin suntik kepada indukan Kejobong yang terpilih. 

"Sehingga diharapkan dengan pejantan unggul dan indukan unggul akan menghasilkan anakan berkualitas lebih unggul," imbuhnya.

Peserta kontes kambing, Purwanto (48) mengaku tidak memiliki persiapan khusus dalam kontes tersebut. 

Pasalnya informasi yang diterimanya dinilai cukup mendadak.

"Tidak ada persiapan khusus, karena kambing saya sudah bagus. 

Cuma dimandiin saja," ujarnya. (jti) 

 

Baca juga: Ujian Seleksi Perangkat Desa di Kudus Mundur Jadi 14 Februari 2023

Baca juga: Bom Bandung : Kabar Terbaru Kondisi Polisi Korban Ledakan Bom Bunuh Diri di Mapolsek Astanaanyar

Baca juga: Wanita Pelaku Penipuan Investasi Bodong Berkedok Bisnis Knalpot di Banyumas Ditangkap Polisi

Baca juga: Bom Bandung : Pelaku Bom Bunuh Diri Astana Anyar Diduga Tinggal di Rumah Kontrakan di Sukoharjo

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved