Berita Kudus

452 Lembar Blangko Ijazah di Kudus Dibakar

Kepala Disdikpora Kudus, Harjuna Widada, mengatakan pemusnahan blangko ijazah yang pihaknya lakukan merupakan blangko ijazah Paket A, B, dan C

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: muslimah
TribunJateng.com/Rifqi Gozali
Blangko ijazah kejar paket dimusnahkan di halaman Disdikpora Kudus, Selasa (13/12/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Sebanyak 452 lembar blangko ijazah dimusnahkan dengam cara dibakar oleh Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kudus di halaman kantor di kompleks perkantoran Jalan Mejobo, Selasa (13/12/2022).

Pemusnahan tersebut dilakukan agar sisa blangko ijazah tidak disalahgunakan.

Kepala Disdikpora Kudus, Harjuna Widada, mengatakan, pemusnahan blangko ijazah yang pihaknya lakukan kali ini merupakan blangko ijazah Paket A, B, dan C.

Blangko ijazah tersebut untuk tahun ajaran 2020-2021 dan 2021-2022.

Baca juga: Ini Nilai Saham Tamara Bleszynski di Hotel Warisan Ayahnya yang Dijadikan Jaminan Utang

Baca juga: ART Asal Pemalang Disiksa, Terungkap Alasan 5 ART Lain Bantu Majikan, Motif Dugaan Pencurian

Harjuna merinci, untuk blangko ijazah paket tahun ajaran 2020-2021 yakni sebanyak 52 lembar untuk ijazah Paket B. Kemudian untuk blangko ijazah Paket C IPS yang dimusnahkan yakni sebanyak 2 lembar dan blangko ijazah Paket C IPA sebanyak 87 lembar.

"Untuk tahun ajaran 2020-2021 blangko ijazah Paket A tidak ada yang dimusnahkan," kata Harjuna.

Kemudian untuk blangko ijazah tahun ajaran 2021-2022 untuk Paket A yang dimusnahkan yakni sebanyak 12 lembar, blangko Paket B sebanyak 61 lembar, dan blangko Paket C yang dimusnahkan sebanyak 238 lembar.

Pemusnahan tersebut, kata Harjuna, sesuai dengan arahan dari Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).

Dasar aturannya tertuang dalam peraturan Sekretaris Jenderal Kemendikbudristek Nomor 1 Tahun 2022 Tentang Spesifikasi Teknis Bentuk, serta Tata Cara Pengisian, Penggantian, dan Pemusnahan Blangko Ijazah Pendidikan Dasar dan Menengah Tahun 2022.

"Kalau sebelumnya (blangko ijazah) dikembalikan ke sana. Kalau sekarang dimusnahkan," kata Harjuna.

Untuk blangko ijazah paket memang pihaknya mendapat jatah lebih. Hal itu untuk menghindari kekurangan misalnya karena ada kesalahan penulisan di blangko.

Sementara sisa blangko ijazah merupakan dokumen negara, untuk itu, ujar Harjuna, tidak boleh dibuang agar terhindar hari penyalahgunaan blangko tersebut. Pemusnahannya pun disaksikan oleh pihak kepolisian, setelah itu pihaknya (*)

 

 

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved