Berita Semarang
Karena Ini, Pembongkaran Puluhan Lapak Liar Flyover Tanjung Emas Semarang Dihentikan
Sebelum Mujihartanto melakukan audiensi, 30 lapak pedagang telah dibongkar menggunakan alat berat oleh petugas Satpol PP Kota Semarang.
Penulis: budi susanto | Editor: deni setiawan
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Jajaran petugas Satpol PP Kota Semarang bergerak menuju Jalan Ronggowarsito.
Sejumlah truk, puluhan anggota, dan alat berat dikerahkan ke jalan tersebut.
Sesampainya di Flyover Jalan Ronggowarsito Semarang, petugas melakukan penertiban.
Lapak pedagang dan karaoke yang ada di sekitar flyover pun dibongkar petugas.
Baca juga: Taman Margasatwa Mangkang Semarang Siapkan Tiket Khusus untuk Libur Nataru
Setidaknya ada 150 lapak pedagang dan 30 karaoke yang ada di sekitar flyover tersebut.
Para pedagang pun hanya bisa pasrah saat lapak mereka dibongkar oleh anggota Satpol PP Kota Semarang.
Saat dilaksanakan pembongkaran, petugas didatangi sejumlah orang.
Mereka adalah Paguyuban Pedagang dan Karaoke Flyover Tanjung Emas.
Beberapa orang itu kemudian berembuk dan minta pembongkaran tidak dilanjutkan.
Baca juga: Jadwal Buka Museum Lawang Sewu Semarang Bertambah Lima Jam Selama Nataru 2022
"Kami minta dihentikan, kami akan bongkar sendiri, kami mohon diberi batas waktu," kata Pembina Pedagang dan Karaoke Flyover Tanjung Emas, Mujihartanto, saat audensi dengan jajaran Satpol PP, Senin (19/12/2022).
Permintaan Mujihartanto pun disetujui oleh Kepala Satpol PP Kota Semarang, Fajar Purwoto.
Mewakili pedagang dan pengelola karaoke, dia berterima kasih kepada petugas gabungan yang melakukan penertiban.
Menurutnya, pedagang dan karaoke di Flyover Tanjung Emas Semarang sudah ada sejak lama.
Bahkan sebelum flyover dibangun para pedagang sudah membuka lapak di lokasi tersebut.
Baca juga: Mulai Uji Coba di Ngaliyan Semarang, Pertamina Jual Elpiji Subsidi Pakai My Pertamina
"Kami berharap setelah ini, lokasi yang ditempati pedagang ditata lebih baik dan pedagang diberi tempat oleh Pemkot Semarang," tuturnya.