Berita Karanganyar

105 KK di Karanganyar Terima Bansos Dampak Bencana

Pemkab Karanganyar menyalurkan bantuan sosial (bansos) dampak bencana alam kepada perwakilan 105 kepala keluarga (KK)

Penulis: Agus Iswadi | Editor: Catur waskito Edy
Foto dokumentasi Diskominfo Karanganyar.
Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyerahkan bantuan sosial dampak bencana alam kepada perwakilan penerima di Aula Disdikbud Karanganyar, Selasa (27/12/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Pemkab Karanganyar menyalurkan bantuan sosial (bansos) dampak bencana alam kepada perwakilan 105 kepala keluarga (KK) di Aula Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Karanganyar, Selasa (27/12/2022).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, 105 KK tersebut tersebar di 33 desa yang berada di 14 kecamatan wilayah Kabupaten Karanganyar. Mereka yang menerima bantuan merupakan warga yang rumahnya terdampak bencana alam baik itu angin kencang, kebakaran, rumah roboh dan tanah longsor.

Kalakhar BPBD Karanganyar, Bagoes Darmadi menyampaikan, bantuan sosial diberikan kepada warga yang terdampak bencana pada periode Agustus hingga Oktober 2022. Dari 14 kecamatan yang terdampak bencana alam, lanjutnya, wilayah Kecamatan Tasikmadu merupakan wilayah yang paling banyak terdampak bencana. Ada 43 rumah yang mengalami kerusakan akibat angin kencang.

Sebelumnya pihak BPBD Karanganyar telah melakukan pendataan untuk kemudian diverifikasi untuk pengajuan bantuan sosial. Hal tersebut dilakukan untuk mengetahui kategori kerusakan rumah milik warga.

"Total bantuan yang diserahkan Rp 183 juta. Ada 102 rumah rusak ringan, 13 rusak sedang dan 10 rusak berat. Nominal bantuan berbeda-beda, rusak ringan Rp 1 juta-Rp 1,5 juta, rusak sedang Rp 3 juta dan rusak berat Rp 5 juta," katanya saat dihubungi Tribunjateng.com.

Dia menambahkan, masih ada sejumlah rumah yang mengalami kerusakan dampak bencana alam selama periode November hingga Desember 2022. Bagoes menerangkan, pencairan bantuan masih dalam proses supaya dapat segera disalurkan kepada penerima.

"Karena ini sudah mendekati akhir tahun, kemungkinan bantuan akan disalurkan pada awal tahun 2023," ucapnya.

Pihaknya berharap dengan adanya bantuan dari pemerintah tersebut dapat meringankan beban warga yang terdampak bencana alam. Menurutnya penyaluran bantuan ini merupakan wujud kehadiran dari pemerintah kepada para korban bencana alam. (Ais).

Baca juga: Inilah Beberapa Persiapan yang Dilakukan UPTD Guci Jelang Momen Tahun Baru

Baca juga: Kunci Jawaban Kelas 3 SD Tema 1 Subtema 2 Halaman 62 63 65 66 Cara Wawancara

Baca juga: Kasus Kredit Fiktif BNI Tanjung Karang Masuk Penyidikan, Kejari Temukan Pelanggaran Ketentuan

Baca juga: Kronologi Kecelakaan Maut Sragen yang Mengakibatkan Kakak Beradik Asal Boyolali Meninggal Dunia

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved