Selasa, 9 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Tribun Sejarah

Semarang Tempo Dulu : Mengenang Sekolah Rakyat di Kota Semarang

Sekolah Rakyat (Volkschool) atau sering dikenal dengan SR, berkontribusi besar dalam dunia pendidikan di Kota Semarang.

Tayang:
Penulis: budi susanto | Editor: Catur waskito Edy
Dokumentasi Arsip Nasional.
Sejumlah pelajar mengikuti Sekolah Rakyat (SR) 

"Yang ikut belajar dari kalangan masyarakat biasa, namun ada juga dari keluarga Tionghoa kaya," tuturnya, Kamis (5/1/2023).

Dilanjutkan, para pelajar di SR masih jarang yang memakai sepatu.

Pasalnya, harga sepatu sangat mahal saat itu.

Namun, para pelajar di zamannya punya niat belajar tinggi.

"Jarang ada yang terlambat, bahkan sebelum guru datang murid-murid sudah menunggu di kelas," ucapnya.

Adapun Jumani (73) warga Gajahmungkur Kota Semarang, yang pernah belajar di SR Petompon menjelaskan, banyak orang tua patungan untuk agar SR dibangun di daerahnya.

Seperti di SR Petompon, para orang tua patungan agar ada SR di wilayah Gajahmungkur.

"Ada yang patungan Rp 5 rupiah sampai Rp 500. Orang tua saya juga ikut patungan, supaya saya bisa mengenyam pendidikan," tambahnya.

Dari catatan yang termuat dalam buku Sejarah Nasional Indonesia, SR mulai dihilangkan saat orde baru dan diganti dengan SD. (*)

Baca juga: Fokus : Tilang Manual Lagi

Baca juga: Dongeng Anak Sebelum Tidur Kisah Penggembala dan Sebuah Seruling

Baca juga: KISAH NYATA : Pengakuan Polos Malika Rasanya Hidup Bareng Iwan Sang Penculik

Baca juga: Liputan Khusus : Guru Kesulitan Awasi Pelajar Merokok di Luar Sekolah

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved