Berita Blora

Sambut Musim Giling, PT Gendhis Multi Manis Blora Targetkan 400.000 Ton Tebu Tergiling Tahun Ini

Memasuki tahun 2023 Pabrik Gula Blora (PG Blora) mulai mempersiapkan musim giling-nya

Penulis: ahmad mustakim | Editor: muslimah
Dok. Humas GMM Blora
Tampak beberapa truk bermuatan tebu tengah beroperasi di pabrik PT Gendhis Multi Manis (GMM) Blora 

TRIBUNJATENG.COM, BLORA – Memasuki tahun 2023 Pabrik Gula Blora (PG Blora) mulai mempersiapkan musim giling-nya.

Direktur Operasional PT Gendhis Multi Manis (GMM), Krisna Murtianto mengungkapkan, dengan perbaikan yang dilakukan, pihaknya optimis akan menyelesaikan musim giling 2023 dengan lebih baik dari sebelumnya.

"Tahun 2023 kami targetkan 400.000Ton tebu tergiling dengan rendemen 7.5 persen," ucap Krisna Murtianto kepada tribunmuria.com, Rabu (11/1/2023).

Dikatakannya, beberapa kendala pada musim giling tahun 2022 antara lain terhambatnya penjualan produk kami dan juga curah hujan yang diluar prediksi kami.

Baca juga: BERITA LENGKAP : Gubernur Papua Tidak Melawan saat Diamankan KPK, Satu Pendukung Tewas Ditembak

Baca juga: Polisi Selidiki Bocah 12 Tahun di Banyumas yang Diduga Menjadi Korban Asusila Oleh Sejumlah Pria

"Hal ini berpengaruh pada pembiayaan pembelian tebu dan juga rendemen," ujar Krisna Murtianto.

Pihaknya telah melakukan beberapa perbaikan di berbagai sektor telah dilakukan agar giling 2023 lancar.

Dengan moto yg sama "No Stop Giling" selama kurang lebih 300hari.

"Beberapa hal yang akan menjadi perhatian di tahun 2023 ini tentu bulan puasa dan lebaran di bulan maret-april yang akan dilakukan pembahasan lebih lanjut untuk menentukan awal musim giling," jelas Krisna Murtianto.

PT GMM sebelumnya juga menyampaikan realisasi TSP (Tanggungjawab Sosial Perusahaan) tahun 2022 dalam Rapat Forum TSP di Bappeda pada 21/12/22 lalu dengan Total 302 juta.

"Ini (TSP) selalu kami realisasikan sebagai bentuk tanggung jawab perusahaan kepada masyarakat. Saat ini kami memang belum dapat memberikan bantuan yg besar, namun kami mencoba berpartisipasi untuk membantu masyarakat Blora, terlebih untuk lingkungan sekitar perusahaan," jelas Krisna Murtianto.

Sementara itu, Yudhi Ardhiansyah selaku Manager Plantation menambahkan untuk pasokan tebu dari lokal Blora di tahun ini mengalami pertumbuhan yang besar,

"Sehingga menjadi peluang yg baik bagi giling 2023 nant," imbuh Yudhi Ardhiansyah.

Diketahui dari data lapangan PT GMM ada kenaikan luasan lahan tebu di Blora sebanyak kurang lebih 10 persen dari sebelumnya tahu 2022 sebesar 4.300 Ha.

PT GMM menyelesaikan musim giling 2022 dengan perolehan tebu tergiling : 296.234 ton, rendemen 6,83 persen dengan total GKP yang diproduksi  20.161 ton.

PT GMM merupakan perusahaan industri gula satu-satunya yang ada di Blora.

Dengan total 700 karyawan saat on season dan 400 karyawan saat off season diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap Blora.

Mengurangi angka pengangguran, meningkatkan ekonomi petani dan adanya perputaran uang saat kegiatan produksi berjalan (sopir truk tebu, penebang tebu, warung makan dan lain sebagainya). (kim)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved