Berita Sukoharjo
Saat Para Pemandu Lagu di Sukoharjo Ikuti Tes Urine Razia Polres
Peredaran Narkoba harus diwaspadai di semua kalangan. Termasuk di tempat hiburan malam yang rentan.
Penulis: khoirul muzaki | Editor: rival al manaf
TRIBUNJATENG.COM, SUKOHARJO - Peredaran Narkoba harus diwaspadai di semua kalangan.
Termasuk di tempat hiburan malam yang rentan dengan peredaran barang haram tersebut.
Demi mencegah hal itu, Polres Sukoharjo melaksanakan razia dan menyasar para pemandu lagu maupun pengunjung di tempat hiburan malam, Kamis (12/1/2023) malam.
Kapolres Sukoharjo AKBP Wahyu Nugroho Setyawan, menyampaikan, kegiatan ini digelar dalam rangka cipta kondisi pencegahan peredaran minuman keras (miras), Narkoba, perjudian, dan kejahatan lainnya.
Baca juga: Jual Bayi Lewat Grup Whatsapp, Buruh Harian Lepas di Klaten Diringkus Polisi
Baca juga: Sekali Transaksi Dapat Rp 18 Juta, Buruh di Klaten Pilih Jadi Penjual Bayi Sempat Transaksi di Demak
Baca juga: Cara Atasi Diabetes dan Turunkan Kadar Gula Darah, Lakukan Gerakan Ini Hanya 3 Menit Setiap Hari
Kegiatan razia tersebut menyasar tempat-tempat hiburan malam seperti Café dan Karaoke.
Adapun tempat hiburan malam yang dirazia meliputi King Star Karaoke Solobaru, Kharisma Karaoke Solobaru, Bima Karaoke Solobaru Rumo Solobaru, Spectra Karaoke Solobaru, S'Club Karaoke Solobaru, Ratu Cafe & live musik Solobaru, Kobam Creative Space & Catery Cafe Solobaru, Executive Karaoke HTC Solobaru, Mistyc Discotic HTC Solobaru, dan SLS Karaoke Grand Mercure Hotel Solobaru.
AKBP Wahyu menerangkan, karena dilakukan secara mendadak, tidak ada pengunjung maupun pemandu lagu yang lolos dari pemeriksaan.
Sekitar 70 pengunjung dan pemandu lagu harus di tes urine nya.
Kapolres mengungkapkan, pengunjung dan pemandu lagu yang di tes urinenya cukup kooperatif dan tidak berusaha menghindar.
Baca juga: Jelang Imlek Perajin Barongsai di Kota Semarang Mulai Menggeliat, Kepala Kelinci Paling Laris
Baca juga: Alasan La Nyalla Mattalitti Kembali Maju Sebagai Bakal Calon Ketua Umum PSSI: Masih Punya Hutang
Baca juga: Jual Bayi Lewat Grup Whatsapp, Buruh Harian Lepas di Klaten Diringkus Polisi
“Hasilnya semua negatif. Tes urine ini dilakukan untuk mendeteksi pemakaian dan peredaran narkoba pada hiburan malam tersebut,” ujar AKBP Wahyu, Jumat (13/1/2023).
Selain menggelar tes urine, pada kegiatan tersebut Polres Sukoharjo juga melakukan pemeriksaan terhadap peredaran minuman keras. Setelah dilakukan pemeriksaan, tidak didapati miras yang melebihi kadar alkohol sebanyak 5 persen.
“Diharapkan dengan kegiatan ini, Kabupaten Sukoharjo bisa bersih dari peredaran Narkoba,” tandas kapolres. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/polres-sukoharjo-merazia-tempat-hiburan-malam.jpg)