Guru Berkarya
Karikatur Menyenangkan Media Pembelajaran Menulis Teks Naratif
Menulis (writing) menjadi salah satu kompetensi yang harus di miliki oleh para peserta didik.
Oleh: Erni Yulianti, S.Pd., Guru SMP N 1 Secang, Kab.Magelang
Menulis (writing) menjadi salah satu kompetensi yang harus di miliki oleh para peserta didik. Faktanya masih banyak di antara sekian peserta didik yang beranggapan bahwa keterampilan menulis Bahasa Inggris merupakan suatu tantangan yang tidak mudah untuk di jalani. Mereka mengalami kesulitan dalam mengungkapkan gagasan, pengalaman dan perasaannya ke dalam suatu bentuk tulisan. Sebenarnya hal ini bukanlah sesuatu yang sulit dilakukan selama peserta didik tidak bosan untuk terus belajar dan mencoba berbagai strategi sehingga suasana menyenangkan, terlebih lagi jika di fasilitasi media yang atraktif sehingga membangkitkan motivasi belajar juga menambah wawasan.
Pembelajaran Teks Naratif di SMP N 1 Secang yang ada di kelas IX juga terkendala peserta didik kesulitan untuk mengembangkan paragraf. Mereka merasa tidak percaya diri untuk menuangkan ide dalam bentuk tulisan. Menulis merupakan suatu kegiatan untuk menciptakan suatu catatan atau informasi pada suatu media dengan menggunakan aksara (Ahmad dan Alek, 2009:66). Kami mencoba menyikapi hal tersebut dengan menggunakan media pembelajaran untuk kegiatan menulis supaya menghadirkan suasana pembelajaran yang berbeda antara guru dan peserta didik. Salah satunya adalah dengan menggunakan media berupa gambar karikatur.
Wiranata (dalam Japa, dkk, 2012:5) menyatakan media pembelajaran karikatur adalah media pembelajaran yang dibuat dalam bentuk gambar yang bermuatan humor dengan obyek manusia atau benda yang digambarkan dengan pemilihan tubuh atau wajah serta mengandung suatu makna tertentu bagi pembaca. Pembelajaran Teks Naratif di kelas dengan media gambar karikatur ini memerlukan kerjasama yang baik antar peserta didik. Dalam hal ini mereka membentuk kelompok dan membuat kesepakatan tentang topik dari teks naratif yang akan dituliskan, boleh Fabel atau cerita tentang binatang, Legenda, Dongeng maupun Cerita Rakyat.
Setiap kelompok ada yang bertugas menggambar karikatur dari tokoh yang ada dalam Teks Naratif sesuai tema. Sebagai contoh dalam teks Fabel membuat karikatur kancil, buaya, atau semut. Selain Fabel boleh membuat karikatur Buto Ijo, Cinderela dan lain-lain. Kemudian mereka membuat Teks Naratif sederhana disertai gambar karikatur yang telah dibuat. Sebelum hasilnya dipresentasikan di depan kelas peserta didik mengkomunikasikan terlebih dahulu kepada guru apakah teks yang mereka tulis sudah baik dan sesuai dengan kaidah yang ditentukan, apakah gambar sudah sesuai dengan tokoh dalam cerita atau belum.
Kelebihan media karikatur adalah mampu menyemangati peserta didik karena hal ini menarik dan tentu saja menjadikan mereka tidak mudah bosan. Gambar karikatur di buat sedemikian rupa dengan bermuatan humor dan menonjolkan bagian wajah yang di buat berlebihan sehingga tampak lucu serta unik. Pembelajaran lebih menyenangkan dan peserta didik merasa bersemangat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Erni-Yulianti-SPd-Guru-SMP-N-1-Secang-KabMagelang_1dsaddsf.jpg)