Berita Regional

2 Zat Penyebab Keracunan Pisang Goreng di Lampung Ditemukan pada Garam dan Peralatan Masak

Kasus keracunan pisang goreng terjadi di Kecamatan Punggur, Kabupaten Lampung Tengah, Lampung.

Sutterstock via Kompas.com
Ilustrasi keracunan makanan 

TRIBUNJATENG.COM, LAMPUNG - Kasus keracunan pisang goreng terjadi di Kecamatan Punggur, Kabupaten Lampung Tengah, Lampung.

Polisi masih mendalami kasus tersebut.

Disampaikan Kepala Satreskrim Polres Lampung Tengah AKP Edi Qorinas, pihaknya sudah mendapatkan hasil sementara dari pemeriksaan sampel tersebut.

Baca juga: 3 Orang Tewas Diduga Keracunan Pisang Goreng Saat Bertakziah di Lampung Tengah

"Ada dua zat yang diduga menyebabkan keracunan," kata Edi saat dihubungi, Selasa (24/1/2023) pagi.

Menurut Edi, dua zat itu ditemukan dari garam dan peralatan masak yang digunakan untuk menggoreng pisang.

Ilustrasi pisang goreng (kiri) dan rumah duka korban keracunan (kanan). Tiga orang meninggal diduga karena keracunan pisang goreng di Lampung Tengah, empat lainnya selamat setelah mendapatkan perawatan di rumah sakit.
Ilustrasi pisang goreng (kiri) dan rumah duka korban keracunan (kanan). Tiga orang meninggal diduga karena keracunan pisang goreng di Lampung Tengah, empat lainnya selamat setelah mendapatkan perawatan di rumah sakit. (Kolase Tribunlampung.co.id)

"Tapi belum diketahui secara detail dua zat itu apa," kata Edi.

Untuk memperdalam uji laboratorium tersebut, sampel itu akan dikirim ke laboratorium forensik yang berada di Palembang, Sumatera Selatan.

"Kita kirim lagi ke lab forensik supaya dapat diketahui secara jelas zat-zat apa saja yang terkandung dan menyebabkan keracunan itu," kata Edi.

Diketahui, peristiwa satu keluarga mengalami keracunan pisang goreng terjadi saat para korban bertakziah ke kerabat mereka yang diduga meninggal akibat keracunan.

Kapolres Lampung Tengah AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya memaparkan berdasarkan keterangan sejumlah saksi, takziah itu dilakukan di kediaman Tayem (75) dan Dikin (80) di Kampung Toto Katon, Kecamatan Punggur.

Kelima korban yang mengalami keracunan saat bertakziah itu masih kerabat pasangan suami istri (pasutri) berusia lanjut tersebut.

"Para korban ini datang bertakziah dari Kota Metro, atas meninggalnya Tayem dan Dikin," kata Doffie saat dihubungi, Jumat (20/1/2023).

Dari penelusuran polisi, pasutri kakek nenek ini juga diduga meninggal dunia akibat keracunan pisang goreng. (*)

 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kasus Pisang Goreng Beracun di Lampung, 2 Zat Penyebab Keracunan Ditemukan"

Baca juga: Pisang Goreng Maut di Lampung Tengah, 3 Orang Tewas dan 4 Masuk RS, Saksi Sebut Rasanya Sangat Pahit

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved