Berita Semarang
Warga Dinar Indah Semarang Bersedia Direlokasi, Catur: Tapi Bukan ke Rumah Susun
Warga Perumahan Dinar Indah bersedia direlokasi, namun menolak bila harus menempati ke rumah susun.
Penulis: Muhammad Fajar Syafiq Aufa | Editor: raka f pujangga
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Warga Perumahan Dinar Indah bersedia direlokasi, namun menolak relokasinya itu ke rumah susun.
Hal itu dikatakan ketua RW 26 Perumahan Dinar Indah, Kelurahan Meteseh, Catur Hariyanto saat dihubungi Tribunjateng.com, Senin (13/2) setelah RT 6 perumahan tersebut tergenang air dari rembesan tanggul darurat.
Sebagai informasi Perumahan Dinar Indah pernah diterjang banjir bandang pada Jumat (6/1) akibat meluapnya sungai pengkol dan tangul sungai yang jebol.
Baca juga: Ini Peyebab 3 Rumah Warga di Perumahan Pondok Jangli Indah Tembalang Semarang Terdampak Banjir
Kemudian tangul daruat atau tangul sementara pun dibuat untuk menutupinya.
"Kalau jangka panjangnya sih keinginan warga bersama itu ya tetap ada relokasi," ujarnya.
"Karena kalau cuman penguatan tangul ataupun peninggian itu masih kurang solusi yang tepat untuk jangka panjang," lanjutnya.
Namun keinginan warga Perumahan Dinar Indah itu direlokasi ke tempat seperti komplek perumahan.
"Kepinginnya kalau bisa direlokasi di tempat yang bisa dijadikan satu dengan warga dinar indah," ungkapnya.
Semisal Pemerintah Kota Semarang merelokasi warganya itu ke tempat yang sesuai dengan harapan warga dinar indah ini, mereka juga mau mengangsur rumah relokasi tersebut.
"Kalau memang warga mengangsur juga bersedia, cuman kepingin kejelasanya itu yang jelas, tempatnya dulu (dimana) terus nanti sistemnya bagaimana," imbuhnya.
Baca juga: Agar Warga Tak Ditpu Pengembang Nakal, Pemkot Semarang Siapkan Sistem Pengecekan Perizinan Perumahan
Berita sebelumnya, Tangul darurat yang ada di Perumahan Dinar Indah sempat mengeluarkan rembesan air dari Sungai Pengkol yang melimpas, namun saat ini rembesan air yang sempat masuk di blok 7 perumahan tersebut telah surut kembali.
Kasi Kedaruratan Bencana BPBD Kota Semarang Adhi Yulianto mengatakan rembesan air mulai masuk ke wilayah blok 7 Perumahan Dinar Indah sekira pukul 14:00 WIB.
"Air masuk ke pemukiman (Dinar Indah RT 06 RW 26) tinggi air 40-50 cm, warga melakukan evakuasi mandiri," ujranya kepada Tribunjateng.com, Senin (13/2).
Tangul darurat tersebut mengeluarkan rembesan air dari Sungai Pengkol yang melimpas.
"Pukul 13:00 WIB, Hujan deras mengguyur Wilayah Kabupaten Semarang, mengakibatkan Sungai Pengkol limpas," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Perumahan-Dinar-Indah-Semarang-saat-banjir-surut.jpg)