Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Demak

Tetap Hadirkan Bazar Thrifting di Halim Fest 2023 Demak, Padahal Dilarang Presiden, Ini Alasannya

Dengan minat yang cukup banyak, terlebih kalangan muda, menjadi dasar pihaknya tetap mengadakan bazar thrifting, meski sudah dilarang.

Penulis: Tito Isna Utama | Editor: deni setiawan
TRIBUN JATENG/TITO ISNA UTAMA
Beberapa pengunjung sedang memilih pakaian dalam bazar thrifting Halim Fest 2023 di Wisma Halim Demak, Jumat (17/3/2023). 

TRIBUNJATENG.COM, DEMAK - Menyadari ada larangan bisnis baju bekas (thrifting), Panitia Halim Fest 2023 tetap fasilitasi bazar thrifting, lantaran banyak diminati anak muda.

Diketahui bahwa, Presiden Joko Widodo menyatakan melarang bisnis baju bekas impor atau thrifting yang saat ini tengah populer di masyarakat.

Menurut Presiden, bisnis baju bekas impor itu mengganggu industri tekstil dalam negeri.

Ketua Panitia Halim Fest 2023, Fajar Setio Rahmanto menyadari atas larangan tersebut.

Namun dengan minat yang cukup banyak, terlebih kalangan muda, menjadi dasar pihaknya tetap mengadakan bazar thrifting.

Baca juga: Detik-detik Gudang Milik Pak Kades di Demak Terbakar, Kerugian Puluhan Juta

Baca juga: Halim Fest 2023 Dimulai, Digelar 3 Hari di Wisma Halim Demak, Ini Beragam Acaranya

"Sebenarnya kami mengetahui ada aturan itu, tetapi kami lihat pasar anak muda sekarang ini baru digandrungi thrifting market."

"Jadi kami tidak memungkiri bahwa anak muda sekarang berpatokan dengan influenser yang memakai barang branded," kata Fajar kepada Tribunjateng.com, Jumat (17/3/2023).

Dia mengatakan, dengan acara ini menjadikan sesuatu pembuktian jika thrifting menjadi suatu lahan yang bisa dimanfaatkan anak muda.

"Dengan ada acara ini sebagai bukti bahwa pemuda ada pasar di sana."

"Jadi pertanyaan besar apakah pasar seperti itu harus dihilangkan?"

"Ini tentu ada pro dan kontra, bagaimana pemuda mau berkarya atau dibatasi," ujarnya.

Baca juga: SOPIR Mengantuk! Dugaan Penyebab Kecelakaan Truk Tronton di Sayung Demak, Oleng Masuk Saluran Air

Baca juga: Tanpa Kompromi, Perintah Bupati Kepada Satpol PP Demak: Tutup Semua Tempat Karaoke Liar

Di lain pihak, Bupati Demak Eisti'anah menyampaikan bahwa untuk Halim Fest 2023 dilaksanakan guna mendukung para UMKM dan thrifting market.

Terbukti dalam acara tersebut, panitia menyediakan dua tempat yaitu indoor dan outdoor.

"Jadi di sini thrifting market dan ada tempat sendiri bagi UMKM," kata Bupati Eistianah kepada Tribunjateng.com, Jumat (17/3/2023).

Meski dilarang, lanjut Bupati Demak, akan melihat perkembangan terlebih dahulu.

Dia menegaskan bahwa pihaknya hanya mendukung penuh produk UMKM.

"Kami lihat di tahun ini ramai yang mana, nanti kami kembangkan lagi, kami support untuk UMKM ," ujarnya.

Dia memastikan bahwa pihaknya hanya sebatas mendukung untuk produk yang dijual di Halim Fest 2023.

"Jadi sama-sama kami bantu untuk memasarkannya," tutupnya. (*)

Baca juga: Ini 4 Pelanggaran Pemilu 2024 Catatan Bawaslu Kota Semarang, Naya: Sudah Berkekuatan Hukum

Baca juga: Cegah Tawuran Pelajar di Kabupaten Tegal, Sulikin: Tiap Sekolah Patroli di Jam Pulang

Baca juga: Kok Bisa, Guru Hasil Seleksi PPPK Ditempatkan di Sekolah yang Sudah Dimerger? Ada 22 Orang di Blora

Baca juga: Arief Rahman: JDIH Bawaslu Kota Semarang Bisa Diakses Siapapun

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved