Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Regional

Bayi Meniggal Dunia Setelah Imunisasi, Dinkes Lakukan Investigasi

Bayi berinisial MA (5) meniggal dunia setelah menerima imunisasi di Trenggalek, Jawa Timur.

Wartakota/Ilustrasi
ilustrasi bayi 

TRIBUNJATENG.COM, TRENGGALEK - Bayi berinisial MA (5) meniggal dunia setelah menerima imunisasi.

Bupati Trenggalek, Jawa Timur, Mochamad Nur Arifin mengunjungi rumah duka.

Kakek bayi MA meminta, agar proses penyelidikan tetap dilanjutkan, Rabu (29/03/2023).

Baca juga: Tak Punya KIS, Keluarga Bayi Gizi Buruk Menolak Dirujuk ke Rumah Sakit

Sementara Nur Arifin menegaskan, Pemerintah Kabupaten Trenggalek melalui Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PP-KB) menginvestigasi dugaan MA meninggal karena imunisasi.

Bayi MA adalah putra pasangan Mukono (46) dan Adelia (17) warga Desa Gembleb Kecamatan Pogalan Trenggalek.

bayi yang meninggal dunia diduga setelah menerima imunisasi
Bupati Trenggalek memimpin doa untuk almarhum bayi yang meninggal dunia setelah menerima imunisasi di Trenggalek Jawa Timur, Rabu (29/03/2023). (SLAMET WIDODO)

Kunjungan Bupati Trenggalek tersebut sekaligus menyampaikan rasa bela sungkawanya atas kejadian yang menimpa  bayi MA.

Selain itu juga untuk menguatkan agar kelurga yang ditinggalkan diberikan ketabahan atas meninggalnya bayi MA.

"Saya belum sempat menengok ke rumah duka, untuk itu hari ini kita mengucapkan belasungkawa," ujar Nur Arifin  di rumah duka yang berada di kelurahan Surodakan Trenggalek, Rabu (29/03/2023).

Jenazah bayi MA, telah dimakamkan di pemakaman umum kelurahan Surodakan, rumah kakeknya bernama Sugeng Prayitno (47), merupakan ayah kandung dari Adelia.

Kedatangan Nur Arifin tersebut, diterima langsung oleh Sugeng serta kedua orang tua korban yakni Mukono dan Adelia.

Dijelaskan Nur Arifin, ketika kegiatan Safari Ramadan bersama Kapolres Trenggalek, sempat berbincang kasus tersebut. 

 Disampaikan bahwa Serangkaian proses mulai penyelidikan sudah berjalan sejak laporan polisi diterima.

Dan akan dilanjut prosesnya hingga menemui titik terang, kecuali pelapor mencabut laporannya.

"Dan prosesnya tetap berjalan, sampai nanti ketemu dan sebagainya," ujar Nur Arifin.

Ditegaskan Nur Arifin, kini pihak Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PP-KB) Trenggalek juga melakukan investigasi secara menyeluruh terkait kasus ini.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved