Berita Jateng
Dinilai Mampu Jaga Kerukunan Antar Umat Beragama, Taj Yasin Maimoen Raih Penghargaan SHRK 2023
Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, mendapat penghargaan Seminar Hukum Roh dan Kehidupan (SHRK) Award 2023.
Penulis: hermawan Endra | Editor: raka f pujangga
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, mendapat penghargaan Seminar Hukum Roh dan Kehidupan (SHRK) Award 2023.
Penghargaan diserahkan secara langsung oleh perwakilan SHRK, Ev. Samuel Elisa Purnama didampingi Ketua Yayasan Harvey Movement, Ps. Agus Thomas Daniarto, S.Th., M.Th. dan Dewan Pengawas DPD Asosiasi Pendeta Indonesia Jawa Tengah, Ps. Reynald Gouw di ruang kerja wagub, Senin (17/04/2023).
Wagub Taj Yasin dianggap mampu menjaga kerukunan dan toleransi antar umat beragama di Jawa Tengah sebagai rumah besar bersama.
Baca juga: Wagub Taj Yasin Lepas Touring Baksos Ramadan 2023, Jateng Bikers Community Menyasar 3 Panti Asuhan
Taj Yasin mengucapkan terima kasih atas penghargaan yang diterimanya.
Menurutnya, penghargaan ini menunjukkan jika Jawa Tengah memiliki kehidupan yang rukun dan damai.
Hal itu, lanjutnya, merupakan nawacita bersama dalam menjalankan amanat ideologi Pancasila, UUD 1945, serta semboyan Bhineka Tunggal Ika.
"Ini semua menciptakan kebersamaan. Karena negara kita ini adalah negara kesepakatan dan yang paling utama adalah kepercayaan. Sehingga, kalau kita memiliki kepercayaan terhadap Tuhan, masuk di sila yang pertama, dan itu harus dilindungi," kata Taj Yasin.
Taj Yasin menambahkan, kerukunan umat beragama perlu terus dijaga.
Agar, semangat kebersamaan membangun negara bisa terwujud dengan maksimal.
Selain itu, wagub juga mendukung penuh aksi kemanusiaan antar masyarakat.
Ia mengapresiasi upaya-upaya yang dijalankan oleh SHRK dalam dunia pendidikan bagi anak kurang mampu.
Baca juga: Mudik Lebih Leluasa Tanpa PPKM, Wagub Taj Yasin Ingatkan Ini
Wagub ingin, adanya kolaborasi antara pemerintah dengan kelompok-kelompok yang memiliki kepedulian terhadap pendidikan.
Menurutnya, apabila kolaborasi terjalin maksimal, maka generasi emas tahun 2045 dapat bisa segera diwujudkan.
"Semoga bisa ketemu lagi di momen yang lain utamanya ketika ada kegiatan baksos seperti tadi mendampingi anak yang putus sekolah, kami juga berharap itu bisa diinformasikan kepada kami sehingga kami juga bisa ikut andil di pemerintahan ini untuk sama sama men-zero-kan (mengentaskan anak) putus sekolah di Jawa Tengah," paparnya.
Ev. Samuel Elisa Purnama menyampaikan Terima kasih yang sebesarnya atas Pelayanan Pemerintah Jawa Tengah dalam menjadi Jembatan Toleransi antar umat beragama sehingga banyak kegiatan Kekristenan di Jawa Tengah justru di Fasilitasi dan di berikan ruang yang seluas luasnya.
Cegah Perundungan, Program Pesantren Ramah Anak Terus Digalakkan |
![]() |
---|
Melalui Buku Jawa Tengah Berani Mendunia, Strategi Ekspor Baru Diluncurkan di Hari Jadi ke-80 Jateng |
![]() |
---|
Petani Apresiasi Pemprov Jateng Pulihkan Lahan Pertanian Seluas 512 Hektar di Demak |
![]() |
---|
Kebahagiaan Rifan, Petani Demak: Lahan yang Dulu Terendam Kini Berpotensi 3 Kali Panen Setahun |
![]() |
---|
Lewat Buku “Jawa Tengah Berani Mendunia”, Strategi Ekspor Baru Diluncurkan di Hari Jadi ke-80 Jateng |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.