Sabtu, 25 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Jateng

SOSOK Khaidar Anak Petani Brebes yang Lolos di 13 Universitas Ternama di Luar Negeri

Siswa MAN I Brebes bernama M Khaidar Khamzah (17) putra petani cabai. Namanya melejit setelah dinyatakan diterima di 13 perguruan tinggi kategori Top

TRIBUN JATENG/FAJAR BAHRUDDIN ACHMAD
Kepala MAN 1 Brebes Nurhayati (kanan) dan M Khaidar Khamzah (kiri) siswa lolos di 13 universitas ternama di luar negeri, saat menunjukkan piagam dan sertifikat penghargaan yang diperolehnya, Jumat (5/5/2023). 

TRIBUNJATENG.COM -- Siswa MAN I Brebes bernama M Khaidar Khamzah (17) putra petani cabai. Namanya melejit setelah dinyatakan diterima di 13 perguruan tinggi kategori Top 100 Dunia.

Dia mendapat Beasiswa Indonesia Maju (BIM) Kemendikbud Ristekdikt.

Siswa MAN I Brebes bernama M Khaidar Khamzah (17) ini namanya tiba-tiba moncer. Anak petani cabai di Kabupaten Brebes dinyatakan diterima di 13 universitas terbaik luar negeri yang masuk dalam daftar perguruan tinggi Top 100 Dunia.

Dia mendapat beasiswa penuh dari program Beasiswa Indonesia Maju (BIM) milik Kemendikbud Ristekdikti. Khaidar merupakan anak ke-7 dari delapan bersaudara dari pasangan suami istri Sepudin (64) dan Khotimah (53).

Dia merupakan siswa di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Brebes. Alamat tempat tinggalnya berada di Desa Jatimakmur RT 04 RW 04, Kecamatan Songgom, Kabupaten Brebes.

Khaidar sapaan akrabnya mengatakan, ia sangat bersyukur bisa lolos dan diterima di 13 universitas luar negeri terbaik di Amerika, Kanada, Inggris, dan Australia.

Awalnya, ia hanya mendaftar di 8 universitas. Setelah jangkauan pendaftaran diperluas, ada sebanyak 13 perguruan tinggi yang menerima.

Antara lain di Jhons Hopkins University Amerika, New York University Amerika, Nanyang Technology University Singapore, University of British Columbia Canada, University of Toronto Mississauga Canada, University of Toronto St George Campus Canada, University of Toronto Scarborough Campus Canada, dan University of Sussex Inggris.
Lalu di Monash University Australia, University of Western Australia, McMaster University Canada, Curtin University Australia, dan President University Indonesia.

Saat ini, ia pun masih menunggu kabar dari tiga perguruan tinggi lainnya di Amerika, yaitu dari Colombia University, Cornell University, dan Babson Collage.

"Universitas yang saya pilih, Insyaallah di University of Toronto jurusan ekonomi. Namun tidak menutup kemungkinan ketika saya diterima di Colombia University dan Cornell University, saya akan mengajukan pindah ke universitas tersebut," katanya kepada tribunjateng.com, Jumat (5/5/2023).

Anak Petani

Khaidar bercerita, keluarga dan orangtua merupakan pendorong utama atas segala prestasi yang dicapainya.
Orangtuanya adalah seorang petani cabai dan padi dari Desa Jatimakmur, Kecamatan Songgom, Kabupaten Brebes.

Dulu sempat berdagang di Jakarta, tetapi setelah tua pulang dan memilih bertani di kampung halaman.

Selain itu, keluarganya juga termasuk keluarga menengah ke bawah. "Sebenarnya orangtua saya sudah tidak bekerja, hanya mengurus pertanian. Karena mereka sudah lansia," ujarnya.

Khaidar mengatakan, pendorong semangat lainnya karena ia pernah menjadi korban cyberbullying hingga sempat down. Hal itu membuatnya termotivasi untuk membuktikan prestasi kepada teman-temannya.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved