Berita Nasional
Teddy Minahasa Hari Ini Akan Jalani Sidang Vonis Kasus Peredaran Sabu
Hari ini, Selasa (9/5/2023), majelis hakim akan membacakan vonis terhadap Irjen Teddy Minahasa dalam kasus peredaran narkotika jenis sabu.
TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Hari ini, Selasa (9/5/2023), majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Barat akan membacakan vonis terhadap Irjen Teddy Minahasa dalam kasus peredaran narkotika jenis sabu.
Sidang vonis Mantan Kapolda Sumatra Barat itu akan dimulai pada pukul 09.00 WIB.
"Selanjutnya, untuk pembacaan putusan persidangan sekali lagi yang terakhir pada hari Selasa, tanggal 9 Mei 2023 jam 09.00 WIB," ucap Hakim Ketua Jon Saragih dalam sidang pada Jumat (28/4/2023).
Baca juga: Teddy Minahasa Sebut soal Sutradara dan Tuyul saat Bacakan Pleidoi
Selama menunggu vonis hakim, eks Karo Paminal Divisi Propam Polri itu tetap berada dalam tahanan Polda Metro Jaya.
Untuk diketahui, JPU menyatakan Teddy Minahasa bersalah melakukan tindak pidana, yakni turut serta melakukan, tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, menjadi perantara dalam jual beli, menukar dan menyerahkan narkotika golongan I bukan tanaman, yang beratnya lebih dari 5 gram.
Jenderal bintang dua ini dituntut hukuman mati atas perbuatannya dalam pusaran narkoba.
Teddy dinilai bersalah sebagaimana diatur dalam Pasal 114 Ayat 2 subsider Pasal 112 Ayat 2, juncto Pasal 132 Ayat 1, juncto Pasal 55 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.
Menurut jaksa dalam dakwaannya, Teddy terbukti bekerja sama dengan AKBP Dody Prawiranegara, Syamsul Maarif, dan Linda Pujiastuti (Anita) untuk menawarkan, membeli, menjual, dan menjadi perantara penyebaran narkotika.
Narkotika yang dijual itu merupakan hasil penyelundupan barang sitaan seberat lebih dari 5 kilogram.
Dalam persidangan terungkap bahwa Teddy meminta AKBP Dody mengambil sabu itu lalu menggantinya dengan tawas.
Awalnya, Dody sempat menolak. Namun, pada akhirnya Dody menyanggupi permintaan Teddy.
Dody kemudian memberikan sabu tersebut kepada Linda. Setelah itu, Linda menyerahkan sabu tersebut kepada Kasranto untuk kemudian dijual kepada bandar narkoba.
Total, ada 11 orang yang diduga terlibat dalam peredaran narkoba ini, termasuk Teddy Minahasa.
Sementara itu, 10 orang lainnya adalah Hendra, Aril Firmansyah, Aipda Achmad Darmawan, Mai Siska, Kompol Kasranto, Aiptu Janto Situmorang, Linda Pujiastuti, Syamsul Ma'arif, Muhamad Nasir, dan AKBP Dody Prawiranegara. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Hari Ini, Teddy Minahasa Akan Divonis dalam Kasus Peredaran Sabu"
Baca juga: Entah Setan Apa yang Menjerumuskan Saya, Kompol Kasranto Menyesal Terlibat Kasus Sabu Teddy Minahasa
"Bantu Palsu Rekening" Pengakuan Ken Sempat Bertemu Dwi Hartono Otak Pembunuhan Kacab Bank BUMN |
![]() |
---|
Perdokjasi Minta Dokter Indonesia Dibekali Ilmu Asuransi Sejak di Bangku Kuliah |
![]() |
---|
Ambisi Politik Dwi Hartono Otak Pembunuhan Kacab Bank BUMN, Hampir Ikut Pilkada Pemalang dan Tebo |
![]() |
---|
Ditanya Polisi soal Rambut Palsu, Dalang Pembunuhan Kacab Bank BUMN: Ketahuan deh |
![]() |
---|
Sosok Nyak Sandang Rela Lakukan Ini Demi NKRI, Terima Penghargaan Bintang Jasa Utama dari Prabowo |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.