Guru Berkarya

Mengenal Alat Transportasi melalui Praktek Karya Anak Usia Dini

Mempertahankan hubungan yang sudah terbina, dan mencari pemecahan masalah yang dihadapi.

Editor: galih permadi
Istimewa
Tasliyah, S.Pd TK Negeri Pembina Kabupaten Pemalang 

Tasliyah, S.Pd

TK Negeri Pembina Kabupaten Pemalang

Mengenal Alat Transportasi melalui Praktek Karya Anak Usia Dini

Manusia melakukan kegiatan dalam kehidupan sehari-hari melewati daerah dan menempuh jarak yang berbeda. Perbedaan ini yang diharuskan tersedia sarana. Manusia membutuhkan alat yang dapat menghubungkan beberapa daerah sebagai sarana untuk memindahkan barang atau manusia itu sendiri yang di sebut sebagai alat transportasi. Alat transportasi memiliki banyak jenisnya dan volume didalamnya. Ada alat transportasi antar kota dan ada juga antar pulau dan negara. Selain itu, terdapat juga alat transportasi barang dan alat trasnportasi manusia dan masih banya jenis lainnya. Pengenalan alat transportasi perlu diberikan sejak dini kepada anak terutama usia dini. Pengenalan alat transportasi bagi anak usia dini menjadi bagian dari pendidikan dan pengalaman yang sangat berharga. Pendidikan yang diberikan kepada anak usia dini akan menstimulasi otaknya untuk bekerja secara maksimal. Sesuai yang dijelaskan oleh Mursalin (2016:42) bahwa pendidikan bagi anak usia dini memberikan upaya untuk menstimulasi, membimbing, mengasuh dan pemberian kegiatan pembelajaran yang akan menghasilkan kemampuan dan keterampilan anak. Pendidikan anak usia dini adalah bentuk penyelenggaraan pendidikan yang menitikberatkan pada peletakan dasar ke arah pertumbuhan dan perkembangan fisik, kecerdasan, daya cipta, kecerdasan emosi, dan kecerdasan spititual. Usia dini adalah masa perkembangan karakter fisik, mental dan spiritual anak mulai terbentuk. Pada level konseptual, pendidikan ditempatkan sebagai landasan untuk mewujudkan visi pembangunan nasional, yaitu mewujudkan masyarakat berakhlak mulia, bermoral, beretika, berbudaya, dan beradab berdasarkan falsafah Pancasila. Pengembangan pendidikan anak bisa dicapai dengan beberapa metode pembelajaran yang relevan. Metode tersebut antara lain pembiasaan, pembelajaran kooperatif, pembelajaran yang menyenangkan, pemanfaatan media pembelajaran, penerapan pembelajaran yang menstimulan anak usia dini untuk berkarya.

Pendidikan Anak Usia Dini merupakan salah satu jenjang pendidikan yang mengakomodir usia 0 sampai 6 tahun. Pada jenjang pendidikan ini terdapat dua jalur yaitu pendidikan formal melalui Taman Kanak-kanak (TK), dan jalur nonformal melalui Kelompok Bermain (KB). Keduanya tidak mempunyai perbedaan dalam proses pendidikannya. Tujuannya yaitu mengembangkan aspek anak yaitu kognitif, bahasa, nilai agama dan moral, fisik motorik, sosial emosional, dan seni. Dalam mencapai tujuannya, lembaga PAUD menyelenggarakan pendidikan yang menggunakan berbagai metode pembelajaran, salah satunya melalui permainan. Permainan mampu menstimulasi berbagai aspek perkembangan anak termasuk yang di terapkan di TK Negeri Pembina Kabupaten Pemalang dalam pembelajaran pengenalan alat transportasi. Sebagai bagian dari pendidikan, guru sudah seharusnya mengenalkan kepada anak usia dini tentang permainan tersebut. Terdapat beberapa macam permainan mulai dari olah pikir, bernyanyi, dan ketangkasan. Permainan terbukti sarat dengan makna dan muatan nilai positif untuk membentuk anak usia dini sebagai generasi penerus bangsa. Untuk menggunakan permainan dalam memberikan pembelajaran terutama yang bertujauan meningkatkan keterampilan anak usia dini. Pada permainan, anak usia dini juga belajar mengaktualisasikan mimpinya dalam sebuah media pembelajaran, sehingga bisa terlihat dari peningkatan aktifitas dan kreatifitas anak usia dini. Saat bermain anak juga akan menyemangati dirinya sendiri sehingga berhasil dalam sebuah karya. Selain itu anak- anak juga secara tidak langsung bisa mengembangkan aspek kognitifnya dengan memahami nama alat transportasi. Selain itu aspek seni pada diri anak juga berkembang melalui berkarya yang merupakan keterampilan untuk mengekspresikan keaktifan dan meningkatkan kreativitas anak. Aspek lain yang bisa didapat yaitu aspek sosial, yang terlihat ketika anak melakukan kegiatan bersama dengan teman dalam memberikan warna alat transportasinya. Mempertahankan hubungan yang sudah terbina, dan mencari pemecahan masalah yang dihadapi. Jadi pembelajaran permainan dapat mengembangkan potensi anak usia dini (*)

BERITATERKAIT
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved