Minggu, 19 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

kkn udinus

Sate Ambal Pak Kasman, Kuliner Legendaris Kebumen

Kebumen adalah ibukota Kabupaten Kebumen yang menjadi pusat pemerintahan dan perekonomian Kabupaten Kebumen.

|
Penulis: Abduh Imanulhaq | Editor: galih permadi
IST
Sate Ambal Pak Kasman, Kuliner Legendaris Kebumen 

Baru kemudian pada tahun 1963 keluarga mereka mampu untuk mendirikan warung dan mulai berjualan tetap, sehingga kalian yang ingin menikmati enaknya sate ambal bisa berkunjung kapanpun dengan nyaman.

Sore itu cuacanya cukup mendung tetapi langit tidak menunjukkan tanda-tanda akan turun hujan, maka saya berkendara menuju Ambal dari rumah Nenek saya yang terletak di Petanahan dengan jarak sekitar 16 kilometer menggunakan mobil.

Memerlukan waktu setidaknya 23 menit untuk sampai di Kecamatan Ambal.

Langit sore hari itu terlihat sangat cantik karena memang matahari sebentar lagi akan terbenam, tetapi tak berapa lama kemudian hujan turun dengan sangat deras membuat langit kembali ditutupi oleh awan gelap.

Menurut saya, waktu itu adalah waktu yang tepat untuk makan sate. Karena sensasi dari sate yang baru di bakar akan menghangatkan tubuh saya dan menjadikan suasana tidak lagi dingin.

Terhitung setelah kurang lebih 60 tahun menjalankan bisnis, Sate Ambal Pak Kasman akhirnya berhasil punya beberapa cabang.

Cabang yang saya datangi adalah lokasi pertamakali mereka berjualan dengan warung tetap, yaitu di Jalan Daendels, Ambalresmi.

Tempatnya berupa bangunan rumah sederhana yang cukup luas dan dapat menampung sekitar 70 pengunjung dan pengunjung bisa memilih untuk duduk di kursi atau lesehan.

Tempat pembakaran sate diletakkan di paling depan, dibelakangnya terdapat pula sebuah etalase yang berfungsi sebagai tempat menyimpan piring, bumbu kacang, serta ketupat yang biasanya dinikmati bersama dengan sate ambal.

Saya memilih untuk memesan satu porsi berisi 10 tusuk lengkap dengan ketupat.

Perlu saya akui, saat pertama kali saya menggigit daging ayam ini tiba-tiba timbul perasaan senang di dalam hati saya karena daging ayam yang saya gigit tidak alot sama sekali.

Ternyata mereka menggunakan daging ayam betina yang banyak gajihnya untuk menjaga cita rasa dari sate ambal itu sendiri.

Daging ayam yang akan dibakar ini juga dibumbui dengan campuran bawang putih,  bawang merah, ketumbar, merica, kemiri, kunyit, pala dan jahe yang sudah dihaluskan.

Kemudian dagingnya dibiarkan selama kurang lebih 2 jam supaya bumbunya meresap. Resapan ini lah yang membuat daging ayamnya menjadi lebih empuk setelah di bakar.

Saking ramainya sate ambal Pak Kasman ini, kalian harus sabar jika ingin mencobanya.

Halaman 2/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved