Kabupaten Semarang
Tuti N Roosdiono Kukuhkan Pengurus Kebaya Foundation Kabupaten Semarang
Kebaya Foundation mengukuhkan kepengurusan anggotanya di Kabupaten Semarang pada Minggu (23/7/2023) siang di Kampoeng Banyumili Kecamatan Tuntang.
Penulis: Reza Gustav Pradana | Editor: deni setiawan
TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Yayasan Kebaya Warisan Indonesia (Kebaya Foundation) mengukuhkan kepengurusan anggotanya di Kabupaten Semarang pada Minggu (23/7/2023) siang.
Bertempat di Kampoeng Banyumili, Kecamatan Tuntang, ratusan perempuan berkebaya warna merah berdatangan serta mengikuti serangkaian acara pengukuhan tersebut.
Acara itu dimeriahkan paduan suara, satu di antaranya lagu Ayo Dolan Ke Kabupaten Semarang yang dinyanyikan oleh para anggota, tarian-tarian, dan pertunjukan kesenian.
Pelindung Kebaya Foundation, Tuti N Roosdiono hadir dalam kegiatan tersebut dan mengukuhkan puluhan anggotanya.
Tampak juga Bupati Semarang, Ngesti Nugraha yang hadir bersama istrinya, Penny Nugraha, dimana Penny dikukuhkan menjadi Ketua Umum Kebaya Foundation Kabupaten Semarang.
Baca juga: Dinas Koperasi UKM Jateng Gelar Central Java Coop Fest 2023 di Alun-alun Bung Karno Ungaran
Baca juga: Wisata 28 Km dari Simpanglima Semarang Ini, Gunung Ungaran, Perahu, Sindoro dan Sumbing Terlihat
Menurut Tuti Nusandari Roosdiono, Kebaya Foundation akan terus melebarkan sayapnya dan bergerak pada pelestarian dan pengembangan kebaya yang merupakan warisan leluhur hingga menjadi busana khas perempuan Indonesia.
Dia menyatakan bahwa pihaknya akan terus memberikan semangat dan fasilitas kepada masyarakat untuk tetap melestarikan kebaya sebagai satu di antara budaya Indonesia.
“Dengan kebaya, selain melestarikan budaya juga bisa menaikkan kesejahteraan masyarakat karena kebaya ini dibuat oleh UMKM misalnya batiknya, tenunnya,” ungkap anggota Komisi IX DPR RI tersebut kepada Tribunjateng.com, Minggu (23/7/2023).
Beberapa di antara pengurus Kebaya Foundation Kabupaten Semarang yang dikukuhkan yakni Diana Satyarini sebagai Ketua Harian, MA Utami Eko Putranti sebagai Wakil Ketua Harian, Siti Sundari, dan Dewi Nirmala Anggarini sebagai Sekretaris 1 dan 2.
Dwi Susanti dan Lusi Maria sebagai Bendahara 1 dan 2, serta masih banyak posisi pengurus lainnya.
Sementara itu, Ngesti Nugraha menanggapi bahwa antusias peserta sangat tinggi dalam mengikuti acara tersebut.
Baca juga: Panwas DPR RI Tuti N Roosdiono Nilai Baik Pelayanan Haji Indonesia 2023
Baca juga: Tuti N Roosdiono Sosialisasikan 4 Pilar Bersama Ibu-ibu di Kecamatan Sidomukti
“Luar biasa ramainya, sehingga ini menjadi tanda bahwa antusias warga terhadap kebaya ini tinggi."
"Kebaya ini juga harus dilestarikan terutama melalui anak-anak, baik dari SD, SMP maupun SMA."
"Kami kenalkan seni budaya yang ada di Kabupaten Semarang,” kata Ngesti.
Dalam upaya mendorong kelestarian budaya di Kabupaten Semarang, Ngesti mengatakan bahwa wilayah yang dipimpinnya memiliki satu di antara pakaian adat peninggalan leluhur, yakni Gagrak.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ikrar-pengurus-kebaya-foundation-kabupaten-semarang.jpg)