Berita Nasional
Dr Aqua Dwipayana: Komunikasi Senjata Utama bagi Polisi
Dr Aqua Dwipayana: Komunikasi Senjata Utama bagi Polisi dan Munculnya Masalah Seringkali Juga Karena Komunikasi
Oleh karena itu, memperkuat kemampuan komunikasi sangat strategis untuk mewujudkan Polri yang PRESISI. Di awal penyampaian materinya Dr Aqua Dwipayana menegaskan agar sukses melaksanakan tugas-tugasnya, senjata utama Polri adalah komunikasi. Namun di sisi lain masalah utama kepolisian juga komunikasi.
“Semua anggota Polri dan keluarganya adalah humas bagi Polri. Untuk itu komunikasinya harus bagus. Salah satu manfaatnya mensyiarkan semua hal positif tentang institusi ini,” terang Dr Aqua Dwipayana.
Kemudian Dewan Pakar Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia (ISKI) Pusat ini menyampaikan berbagai contoh lemahnya komunikasi di Polri baik di internal maupun eksternal. Akibatnya menimbulkan banyak masalah yang membuat citra dan reputasi institusi ini turun drastis.
Dr Aqua Dwipayana menyarankan agar semua anggota Polri tanpa terkecuali memperbaiki dan meningkatkan kemampuan komunikasinya. Ini sangat penting karena efektif sekali untuk mensukseskan tugas-tugasnya.
*Peningkatan Kompetensi SDM*
Menurut Dr Aqua Dwipayana peningkatan kapasitas dan kompetensi sumber daya manusia (SDM) aparatur kepolisian dan prajurit TNI sangat strategis untuk memastikan keamanan dan ketertiban selama proses demokrasi berlangsung, guna menjamin pemilihan umum (pemilu) yang adil, bersih, dan lancar. “Polisi adalah garda depan dalam setiap upaya pengamanan dan penertiban selama berlangsungnya proses demokrasi seperti pemilu. Oleh karena itu, beratnya beban tugas tersebut harus diimbangi oleh peningkatan kemampuan SDM,” ungkap pria yang hobi silaturahim tersebut.
Lebih jauh Dr Aqua Dwipayana menyampaikan, keberadaan Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) dan Bintara Pembina Desa (Babinsa) yang selama ini menjadi garda terdepan Polri dan TNI Angkatan Darat (AD) dalam berinteraksi dengan masyarakat sangatlah srategis. Apalagi menghadapi momen pemilu yang bermakna sangat penting bagi keberlangsungan demokrasi negeri ini.
“Saya telah ketemu banyak anggota Bhabinkamtibmas dan Babinsa yang bertugas mulai dari Aceh sampai Papua. Saya sangat mengapresiasi mereka. Cuma kemampuan komunikasinya beragam, tidak standar,” papar Dr Aqua Dwipayana.
Pria yang memiliki jejaring sangat luas ini melihat ada anggota Bhabinkamtibmas dan Babinsa yang komunikasinya bagus, ada yang biasa-biasa saja, namun ada juga yang perlu diperbaiki. Padahal senjata utama mereka agar sukses melaksanakan tugas-tugasnya adalah komunikasi.
Terkait itu Dr Aqua Dwipayana menyarankan agar kemampuan komunikasi semua anggota Bhabinkamtibmas dan Babinsa terus ditingkatkan. Sehingga keberadaan mereka di tengah-tengah masyarakat dapat memperbaiki dan meningkatkan citra institusi tempatnya bekerja.
Mantan wartawan di banyak media nasional ini juga menyoroti tentang terbatasnya jumlah anggota Bhabinkamtibmas dan Babinsa. Sehingga sampai sekarang belum dapat diwujudkan satu anggota bertugas di satu desa atau kelurahan. “Bahkan beberapa bulan lalu, saya dapat info ada seorang Bhabinkamtibmas yang mendapat tugas menangani 36 desa. Hal itu terjadi karena terbatasnya anggota Polri yang bertugas di sana,” ucap Dr Aqua Dwipayana.
Mantan wartawan di banyak media besar itu menyarankan agar semua anggota Polri dan TNI memperbaiki dan meningkatkan kemampuan komunikasinya. Ini sangat penting karena efektif sekali untuk mensukseskan tugas-tugasnya.
Untuk mewujudkan semua itu Dr Aqua Dwipayana menyarankan seluruh anggota polisi dan prajurit TNI di mana saja berada agar secara konsisten melaksanakan Respect, Empathy, Audible, Clarity, Humble, Action dan Consistensy (REACH Plus A+C). Jadi tidak hanya saat bertugas saja.
Menurut Dr Aqua selama ini telah terbukti REACH Plus A+C sukses mengatasi berbagai persoalan komunikasi. Jadi semua anggota polisi dan TNI tinggal menjalankannya saja secara konsisten.
Aspek pertama adalah sikap menghargai orang lain tanpa kecuali yang diwakili dengan kata “Respect”. Penulis buku super best seller "The Power of Silaturahim: Rahasia Sukses Menjalin Komunikasi" ini menegaskan di mana pun kita berada, jangan pernah menganggap remeh siapa pun. Hormati dan hargai semua orang yang berkomunikasi dengan kita.
“Jangan karena punya pangkat dan jabatan, merasa lebih hebat dari yang lain. Sehingga tidak menghargai orang lain,” kata pria yang selalu bicara apa adanya ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/aqua-peklongan23.jpg)