Berita Internasional
Kisah Keberanian dan Pengorbanan Prajurit Dhan Ryan Bayot, Just Bomb My Location Sir!
Kisah keberanian seorang prajurit muda bernama Dhan Ryan Bayot telah menyentuh hati banyak orang Filipina.
TRIBUNJATENG.COM - Kisah keberanian seorang prajurit muda bernama Dhan Ryan Bayot telah menyentuh hati banyak orang Filipina.
Dalam pengepungan Marawi yang mengguncang negara, Dhan Ryan Bayot menunjukkan aksi heroik yang penuh inspirasi, meskipun berhadapan dengan situasi yang tak tertahankan.
Prajurit Kelas Satu Pribadi (PFC) berusia 24 tahun ini dikirim ke sebuah detasemen di Barangay Lilod bersama 8 tentara lainnya dari Batalyon Infanteri ke-51. Mereka tiba di daerah tersebut dengan maksud untuk memenuhi permintaan wali kota yang rumahnya berada di dekat sana.
Namun, begitu mereka sampai, serangan tak terduga langsung menghantam mereka. Tembakan berasal dari berbagai arah, bahkan dari pihak yang seharusnya menjadi pengawal wali kota. Dalam kekacauan tersebut, lima sahabat Bayot meninggal karena luka tembak.
Dengan keberanian yang tak tergoyahkan, Bayot tetap bertahan dan berperang meski ditinggalkan oleh tiga rekan yang berhasil melarikan diri. Ketiganya akhirnya juga jatuh korban pemberontak, menyisakan Bayot yang sendirian berhadapan dengan musuh.
Dalam kondisi yang semakin sulit, Bayot menyadari bahwa kematiannya sudah dekat. Melalui pesan terakhirnya, dia meminta komandannya untuk mengebom lokasi tempat dia berada agar musuh yang mengelilinginya juga terkena dampaknya.
"Kali ini, merasakan bahwa kematian sudah lebih dekat daripada diselamatkan, dia kemudian memberikan koordinatnya, dan meminta komandannya untuk menge bom lokasinya sehingga musuh yang mengelilinginya akan terkena."
Tubuhnya ditemukan oleh sebuah tim yang juga termasuk ayahnya, Sgt Larry Bayot dari Divisi Reconnaissance Company Divisi Infantri 1. Meskipun anaknya telah meninggal, Sgt Larry Bayot merasa bangga dengan keberanian dan pengorbanan yang ditunjukkan oleh Dhan Ryan Bayot.
Presiden Filipina saat itu, Rodrigo Duterte, memberikan penghormatan kepada Dhan Ryan Bayot dengan memberikan medali anumerta, uang tunai P250 ribu, dan janji untuk mendanai pendidikan bagi anggota keluarganya yang masih hidup.
Kisah keberanian Dhan Ryan Bayot adalah cerminan dari semangat juang dan pengabdian yang melekat pada para prajurit Filipina. Tragedi kematian mereka dalam pengepungan Marawi menjadi simbol kesetiaan dan keberanian bagi seluruh bangsa, dan kisah ini akan selalu dikenang sebagai bagian tak terpisahkan dalam sejarah bangsa Filipina.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Dhan-Ryan-Bayot.jpg)