Rabu, 15 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Nasional

Alasan Megawati Minta Presiden Jokowi untuk Membubarkan KPK

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri meminta Presiden Jokowi membubarkan Komisi Pemberantasan Korupsi KPK.

Editor: rival al manaf
Tribunnews/Jeprima
Megawati Soekarnoputri dan Jokowi 

TRIBUNJATENG.COM - Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri meminta Presiden Jokowi membubarkan Komisi Pemberantasan Korupsi KPK.

Ia mengungkap alasannya meminta hal itu karena keberadaan KPK saat ini dinilai tidak berjalan efektif.

Padahal, diketahui lembaga antirasuah itu berdiri pada tahun 2002 saat dirinya menjabat presiden.

Hal itu disampaikan Megawati saat menjadi pembicara dalam acara Sosialisasi Buku Teks Utama Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah pada Satuan Pendidikan Pelaksana Implementasi Kurikulum Merdeka, di The Tribrata, Jakarta, Senin (21/8/2023).

Baca juga: Megawati Ancam Tuntut Media yang Merundungnya di Masa Pemilu 2024

Baca juga: KPK Limpahkan Berkas Perkara Tersangka Penyuap eks Bupati Pemalang Ke PN Semarang

Baca juga: KPK Buru Harun Masiku? Novel Baswedan: Saya Yakin Itu Hanya Janji Saja

Megawati mulanya berbicara tentang kondisi rakyat yang masih miskin dan korupsi masih terjadi.

"Saya sampai kadang-kadang bilang sama Pak Jokowi, 'sudah deh bubarkan saja KPK itu Pak, menurut saya enggak efektif'," kata Megawati di The Tribrata, Jakarta, Senin (21/8/2023).

"Lihat noh rakyat yang masih miskin, ngapain kamu korupsi akhirnya masuk penjara juga, bohong kalau enggak kelihatan, persoalannya penegak hukumnya mau tidak menjalankan hukum di Indonesia ini yang sudah susah payah saya buat," kata Megawati.

Hal itu menjadi sorotan Megawati, karena pemerintah tetap memungut pajak dari warga dengan dalih kewajiban untuk negara.

"Untuk apa dia mejeng-mejeng doang, coba bayangkan, rakyat kan kasihan disuruh bayar pajak itu, kalau dengerin kan merintih saya. Sudah begitu katanya orang pajak, 'ya ini kan harus dibayar untuk negara'. Gile gue bilang, padahal sudah gitu ditilep," ujarnya.

Megawati pun tak masalah jika pernyataan itu dianggap terlalu blak-blakan oleh sejumlah pihak.

Menurutnya, KPK adalah lembaga yang berdiri pada masa pemerintahannya sebagai Presiden kelima Republik Indonesia (RI).

"'Ibu nih kalau ngomong ces pleng', lho saya yang membuatnya (KPK) kok," kata Megawati.

Dikutip dari website museum kepresidenan RI, pendirian KPK saat itu didasari karena Megawati melihat banyak institusi saat itu terlalu kotor.

Jauh sebelumnya, ide awal pembentukan KPK sudah muncul di era Presiden BJ Habibie yang mengeluarkan UU Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Negara yang bersih dan bebas dari KKN.

Habibie kemudian mengawalinya dengan membentuk berbagai komisi atau badan baru seperti KPKPN, KPPU atau lembaga Ombudsman.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved