Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kriminal

Sosok Supriatin Koordinator Judi Togel, Sebut Setor ke Polisi Rp 25 Juta Tiap 2 Minggu

Penangkapan Supriatin, koordinator togel di Kecamatan Stabat dan Kecamatan Secanggang, Kabupaten  Langkat menguak aliran setoran.

Editor: rival al manaf
istimewa
Supriatin kordinator togel di Kecamatan Stabat dan Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat 

TRIBUNJATENG.COM - Penangkapan Supriatin, koordinator togel di Kecamatan Stabat dan Kecamatan Secanggang, Kabupaten  Langkat menguak aliran setoran ke sejumlah oknum polisi dan TNI.

Dari informasi diperoleh Tribun-medan.com, omzet  judi   togel yang dikendalikan Ziki dan Supriatin mencapai Rp 60 juta per hari.

Tak heran, jika Supriatin dalam keterangannya mengaku rutin memberikan setoran kepada anak buah Kapolda Sumut dan Pangdam I/Bukit Barisan yang bertugas di wilayah Kabupaten Langkat dan sekitarnya.

Dari keterangan di lapangan, ada 12 titik judi  togel yang dikendalikan Ziki dan  Supriatin.

Baca juga: Aipda JPH Ditangkap Gegara Terima Setoran Judi Togel Rp 25 Juta Sebulan Buat Polres

Baca juga: Tokoh Muslim Gus Leman Minta Kapolda Jateng Turun Tangan Berantas Judi Togel yang Marak di Semarang

Iptu Herman Sinaga, Kanit Pidum Polres Langkat diyakini rutin menerima setoran dari koordinator togel bernama Supriatin.

Dalam keterangannya,  Supriatin sempat mengatakan, bahwa dia dua minggu sekali mengirimkan uang Rp 25 juta ke Iptu Herman Sinaga dengan cara transfer.

Soal dugaan setoran ini, apa yang disampaikan  Supriatin diyakini benar adanya oleh Kodam I/Bukit Barisan.

Saat menggelar konfrensi pers, Kepala Penerangan Kodam I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Rico J Siagian mengatakan, bahwa apa yang disampaikan Supriatin setelah ditangkap Detasemen Intelijen Kodam I/Bukit Barisan bukan rekayasa.

Rico bilang, pengakuan  Supriatin soal setoran ke sejumlah oknum polisi bukan karena ada intimidasi dari TNI AD.

 "Dari kami, Deninteldam tidak ada melakukan intimidasi, pengancaman, ataupun intervensi. Dan pada saat pemeriksaan biasa-biasa saja. Dan itu sudah saya cek kebenarannya," kata Rico, Jumat (18/8/2023) sore.

Soal video kedua dari Supriatin yang diduga direkam di Polres Langkat, dan ada menyebutkan bahwa anggota Kodam I/Bukit Barisan melakukan intimidasi terhadap tersangka judi itu, kata Rico tidak benar.

Bahkan, lanjut Rico, gegara video kedua itu, Kapolres Langkat, AKBP Faisal Rahmat Husein Simatupang sudah menyampaikan permohonan maafnya ke Kodam I/Bukit Barisan.

Permohonan maaf itu disampaikan langsung Kapolres Langkat ketika datang menemui Komandan Intelijen Kodam I/Bukit Barisan bersama Kasat Reskrim Polres Langkat.

 "Mereka juga berjanji akan mengusut terkait dengan video kedua itu. Kita tunggu saja," katanya.

Kapolres Langkat Irit Bicara

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved