Rabu, 15 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kriminal

Sosok Hakim yang Tega Bacok Kepala Anak Sendiri, Disebut Sudah Menikah 3 Kali

Sosok hakim yang tega membacok kepala anaknya hingga bocor kini tengah menjadi perbincangan publik.

Editor: rival al manaf
Via Tribunjogja
Ilustrasi Pembacokan 

TRIBUNJATENG.COM - Sosok hakim yang tega membacok kepala anaknya hingga bocor kini tengah menjadi perbincangan publik.

Sosok hakim itu diketahui bertugas di Kendari.

Sementara korban pembacokan adalah remaja 15 tahun berinisial A.

Diketahui sang Hakim sudah berpisah dengan ibu kandung A yakni Elvia Ariani 

Yasin Hasan selaku Kuasa Hukum Elvia Ariani, menjelaskan awal mula kasus tersebut menjadi perhatian publik.

Baca juga: Hakim PN Karawang Vonis Mati 4 Gembong Narkoba Jaringan Internasional, Inilah Nama-namanya

Baca juga: Inilah Tampang Ayah Tiri yang yang Lukai Kepala Anak 8 Tahun Lalu Oleskan Minyak Rem di Banyuwangi

Baca juga: Hakim di Kendari Tega Bacok Anak Kandung, Mantan Istri Kaget Dapat Kiriman Videonya

Dilansir dari laman tribunstyle.com, pilu dirasakan oleh seorang ibu di Bogor yang melihat anaknya dibacok ayah.

Korban adalah Andi Iqsha Morielo yang masih 15 tahun.

Andi hanya bisa meringis kesakitan sembari terus menekan luka di kepalanya yang bocor dengan sehelai handuk.

Andi adalah Anak seorang Hakim di Kendari, Sulawesi Tenggara harus menerima kekejaman ayahnya sendiri karena dibacok.

Hanya dalam waktu sekejap, handuk putih miliknya berubah menjadi berwarna merah.

Remaja berusia 15 tahun itu hanya bisa bertahan dan terus merekam peristiwa kelam yang dialaminya dengan ponsel.

Rekaman itu kemudian dikirimkan kepada ibunya, Elvia Ariani yang berada jauh di Semplak RT 02/01 Semplak, Bogor Barat, Kota Bogor, Jawa Barat.

Video tersebut diungkapkan Yasin Hasan selaku Kuasa Hukum Elvia Ariani menjadi bukti atas penganiayaan berat yang dilakukan ayah kandung korban, yakni AJK, seorang Hakim di Kendari, Sulawesi Tenggara.

Berbekal rekaman video dan sejumlah alat bukti lainnya, ibu kandung korban, Elvia Ariani langsung terbang menuju Kendari.

Didampingi kuasa hukumnya dari Kantor Hukum Yasin Hasan Bhayangkara and Partner, Ibu tiga orang anak itu langsung melaporkan penganiayaan putranya ke Polresta Kendari.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved