Breaking News
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kabupaten Semarang

Desa di Lereng Merbabu Ikut Alami Krisis Air Bersih, Ngesti: Sumber Mata Air Tak Ada Airnya

Bupati Semarang Ngesti Nugraha heran sebab saat ini desa di kawasan lereng Gunung Merbabu juga ikut mengalami kekeringan.

Editor: Muhammad Olies
KOMPAS.com/Dian Ade Permana
Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengibarkan bendera untuk melepas truk tangki yang mengirim air bersih 

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Bupati Semarang Ngesti Nugraha heran sebab saat ini desa di kawasan lereng Gunung Merbabu juga ikut mengalami kekeringan.

Akibatnya, warga desa itu juga harus didroping bantuan lantaran mengalami krisis air bersih

"Ini membuat saya heran, di Tajuk Getasan yang dekat Merbabu juga mulai ada kekeringan. Sumber mata air mulai berkurang bahkan airnya tidak ada, sumur-sumur juga kering," kata Ngesti di Rumah Dinas Bupati Semarang di sela pengiriman air bersih oleh PMI Kabupaten Semarang ke tiga kecamatan terdampak kekeringan, Minggu (17/9/2023).

"Kita berdoa semoga segera ada hujan. Selanjutnya nanti kita konservasi alam, gerakan penanaman digencarkan lagi, tak hanya di Gunung Merbabu, tapi juga di Gunung Telomoyo dan Gunung Ungaran, sebagai penyangga sumber air," kata Ngesti Nugraha.

Baca juga: 3 Desa di Jepara Alami Kekeringan, Mas Wiwit dan Linduaji Gelontor 49.000 Liter Air Bersih 

Baca juga: Kekeringan di Kudus, Sumber Air Sumur hanya Cukup Buat Wudu dan Minum

Baca juga: 58 Desa di Grobogan Jateng Krisis Air Bersih

Ngesti mengatakan kecamatan yang mengalami kekeringan di antaranya Bringin, Ungaran Timur, Sumowono, Getasan, Pabelan, dan Bancak.

"Tapi itu tidak seluruh wilayahnya, hanya di satu dua desa, dan di dusun saja. Kita tanggulangi bersama dengan sistem gotong royong," jelasnya.

Menurut Ngesti, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Semarang terus mengupdate data wilayah dan keluarga terdampak kekeringan.

"Bantuan tidak hanya dari pemerintah daerah, tapi juga CSR, bantuan masyarakat, dan organisasi yang lain. TNI dan Polri juga memberikan bantuan, sehingga kita bersama-sama mengatasi bencana kekeringan ini," ungkap Ngesti.

Ketua Umum PMI Kabupaten Semarang Jarot Supriyoto mengungkapkan, bantuan yang diberikan ke tiga kecamatan sebanyak 50 tangki.

"Dikirim ke Kecamatan Bancak di desa Plumutan dan Bancak, di Kecamatan Bringin untuk Desa Rembes, dan Kecamatan Getas di Wates dan Rembes," ujarnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Bupati Semarang Heran, Desa di Lereng Merbabu Terdampak Kekeringan"

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved