Berita Internasional
Rumah Walikota Derna Dibakar Demonstran setelah Banjir Libya, Dinilai Lalai
Demonstran membakar rumah wali kota di kota Derna, Libya yang dianggap bertanggungjawab atas banjir yang menimbulkan banyak korban jiwa.
Sementara itu, Bulan Sabit Merah Libya mengatakan kepada CNN bahwa mereka tidak pernah merilis angka kematian yang tinggi dan membagikannya kepada PBB.
Mengapa PBB Salah Melaporkan Jumlah Korban Jiwa?
Kesalahan ini memicu pertanyaan mengapa PBB bisa salah melaporkan jumlah korban jiwa akibat banjir di Libya.
Ketika ditanya bagaimana atau mengapa PBB bisa salah menyebutkan jumlah korban tewas, Haq berkata, “dalam banyak tragedi yang berbeda, kami akhirnya merevisi angka tersebut. Jadi itulah yang terjadi di sini.”
“Prosedur standarnya adalah kami bekerja sama dengan berbagai pihak untuk memastikan jumlah kami diperiksa ulang," jelas Haq, dikutip dari News 18.
"Kapanpun kami melakukan revisi, itu karena kami sedang di cross check,” imbuhnya.
"(Jumlah korban) bisa bertambah atau berkurang," katanya.(*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Banjir Libya, Rumah Wali Kota Derna Dibakar Pengunjuk Rasa
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Warga-Libya-menggelar-aksi-demonstrasi-di-depan-masjid-Al-Sahaba-Derna-Senin-1892023.jpg)