Minggu, 17 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

Direktur Akpelni Sambut Baik Perpindahan IKN, Tak Ada Lagi Daerah 3T

Direktur Politeknik Bumi Akpelni, Capt Cahya Fajar Budi Hartanto, M.Mar., M.Si., sambut baik pemindahan ibukota negara ke Ibu Kota Negara (IKN)

Tayang:
Penulis: amanda rizqyana | Editor: Catur waskito Edy
Tribun Jateng/Amanda Rizqyana
Wisuda Perwira Remaja Pelayaran Niaga Program Diploma 3 dan Sarjana Terapan ke 49 yang bertajuk 'Lulusan Politeknik Bumi Akpelni Siap Menerapkan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Terapan Kemaritiman pada Kemajuan Industri Maritim' Program Studi (Prodi) Nautika, Prodi Teknika, Prodi Ketatalaksanaan Pelayaran Niaga dan Kepelabuhan, dan Prodi Transportasi Laut di Balairung Astina, UTC Hotel, Jalan Kelud, Kota Semarang pada Kamis (5/10/2023). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Direktur Politeknik Bumi Akpelni, Capt Cahya Fajar Budi Hartanto, M.Mar., M.Si., sambut baik pemindahan ibukota negara ke Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

Menurutnya, pemindahan ibukota tersebut merupakan proses besar pemindahan pusat Indonesia, dari yang terpusat di Pulau Jawa menjadi berada di tengah wilayah Indonesia.

"Kalau kita berbicara negara kepulauan, bukan negara yang terpisah oleh perairan, tapi negara yang dihubungkan oleh perairan," ujarnya pada Tribun Jateng.

Menurutnya, pemindahan IKN Nusantara di wilayah administrasi Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur menjadi pergeseran sedikit untuk arus logistik.

Meski demikian, secara konsep dan prinsip tidak ada masalah karena selama ini telah dijalani dan program tol laut yang menghubungkan seluruh wilayah di Indonesia, hingga ke daerah terpencil.

Capt. Cahya pun berharap dengan pemindahan ibukota dan aktivasi jalur logistik, dapat memenuhi kebutuhan di daerah dan tidak ada lagi istilah Daerah Terdepan, Tertinggal, dan Terluar (3T).

"Dengan perkembangan logistik dan supply chain, semestinya sudah tidak ada lagi Indonesia remote area," tegasnya.

Gagasan tersebut ia sampaikan dalam Wisuda Perwira Remaja Pelayaran Niaga Program Diploma 3 dan Sarjana Terapan ke 49 yang bertajuk 'Lulusan Politeknik Bumi Akpelni Siap Menerapkan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Terapan Kemaritiman pada Kemajuan Industri Maritim'.

Capt. Cahya mewisuda total 100 wisudawan yang terdiri atas 10 taruna Program Studi (Prodi) Nautika, 8 taruna Prodi Teknika, 64 taruna Prodi Ketatalaksanaan Pelayaran Niaga dan Kepelabuhan, 13 taruna Prodi Transportasi Laut reguler, 5 taruna Prodi Transportasi Laut transfer.

Upacara wisuda berlangsung di Balairung Astina, UTC Hotel, Jalan Kelud, Kota Semarang pada Kamis (5/10/2023).

Ketua Dewan Pembina Yayasan Wiyata Dharma, H. Soenarto menyatakan Politeknik Bumi Akpelni telah memiliki 8.765 lulusan yang tersebar di instansi pemerintah bidang pelayaran, baik level internasional maupun internasional.

Seluruh alumni terdiri atas 3.234 lulusan Prodi Nautika, 3.179 lulusan Prodi Teknika, 2.777 lulusan dari Prodi Ketatalaksanaan Niaga dan Kepelabuhan, serta 22 lulusan dari Prodi Transportasi Laut reguler, dan 13 lulusan dari Prodi Transportasi Laut transfer.

Adapun Program Studi (Prodi) Teknologi Rekayasa Operasi Kapal (TROK), Teknologi Rekayasa Permesinan Kapal (TPRK), Transportasi Laut (TL), dan Manajemen Pelabuhan dan Logistik Maritim (MPLM) jenjang Sarjana Terapan (D4) yang telah terakreditasi Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT).

"Yayasan Wiyata Dharma mendukung dan mendorong komitmen pengembangan sarana dan prasarana, dan Sumber Daya Manusia (SDM) dengan pengembangan dosen dengan mendukung pendidikan lanjut jenjang doktor maupun keterlibatan dalam pengembangan riset dan kajian," tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Yagie Alfayed, wisudawan terbaik peraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,76 menyampaikan harapannya untuk terus meningkatkan keterampilan di bidang teknologi.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved