Senin, 8 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Internasional

Karim Benzema Berniat Penjarakan Beberapa Pejabat Prancis, Pasal Fitnah dan Pencemaran Nama Baik

Tak terima difitnah habis-habisan, Karim Benzema akhirnya menggandeng pengacara Hugues Vigier untuk menuntut balik beberapa pejabat Prancis.

Tayang:
Editor: deni setiawan
Instagram
Karim Benzema. 

TRIBUNJATENG.COM, ARAB SAUDI - Karim Benzema tak betah hanya tinggal diam membiarkan beragam fitnah tentang dirinya.

Terlebih ketika pemain Al Ittihad ini ikut menyuarakan dukungannya terhadap Palestina dalam konflik yang terjadi saat ini.

Ada beberapa pejabat pemerintahan di Prancis yang menuduhnya kaki tangan teroris maupun agen propaganda Hamas.

Geram terus-terusan difitnah, eks pemain Real Madrid ini pun siapkan serangan balik kepada mereka.

Benzema ingin memenjarakan mereka melalui pasal fitnah serta pencemaran nama baik.

Baca juga: Mendagri Prancis Menuduh Benzema Sebagai Anggota Teroris Gara-gara Mendoakan Warga Palestina

Pemain Al Ittihad, Karim Benzema dikabarkan akan menyeret Menteri Dalam Negeri Prancis, Gerald Darmanin dan beberapa pejabat lainnya.

Hal itu dikarenakan Benzema merasa difitnah oleh pejabat Prancis itu.

Sebelumnya, Benzema memang menyuarakan opininya terkait konflik Israel-Palestina.

Karim Benzema turut memberikan dukungannya kepada Palestina terkhusus untuk warga jalur Gaza.

Menurutnya, warga Gaza yang paling terkena imbasnya atas konflik itu.

Merasa iba, Karim Benzema turut memberikan doa untuk warga yang berada di jalur Gaza.

"Seluruh doa tertuju kepada warga Gaza yang sekali lagi menjadi korban dari pemboman yang tidak adil yang tidak memandang wanita dan anak-anak," tulis Benzema dalam cuitan di akun Twitter pribadinya.

Baca juga: Harry Kane Enggan Dibandingkan dengan Karim Benzema: Saya Masih Murid

Atas tulisannya itu tampaknya memberikan berbagai respon.

Selain dukungan, tentunya ada segelindir oknum yang tak suka akan cuitan Benzema itu.

Adapun yang tak suka seperti Gerald Darmanin politisi Partai Republik Nadine Morano yang juga Anggota Parlemen Eropa, humas Frank Tapiro dan Senator Prancis bernama Valerie Boyer.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved