Berita Kudus
Musorkab KONI Kudus Didesak Segera Digelar, Khawatir Anggaran Pembinaan 2024 Meleset
Musorkab dinilai penting digelar untuk memilih Ketua KONI Kudus definitif, sekaligus membentuk kepengurusan KONI untuk satu periode ke depan.
Penulis: Saiful Ma sum | Editor: Muhammad Olies
TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Sebanyak 28 dari 49 pengurus cabang (Pengcab) di bawah naungan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kudus mendesak segera digelar Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) Kudus.
Musorkab diadakan untuk memilih Ketua KONI Kudus definitif, sekaligus membentuk kepengurusan KONI untuk satu periode ke depan.
Tuntutan ini disuarakan kepada Plt Ketua KONI Kudus Bambang Suliadi.
Ketua Pengcab Kickboxing Indonesia Kudus, Blegooh Alun Sadayu mengatakan, permasalahan di tubuh KONI Kudus harus segera diperbaiki.
Yaitu dengan menggelar Musorkab untuk memilih ketua definitif, setelah itu membentuk kepengurusan baru yang bisa memajukan olahraga Kabupaten Kudus ke depannya.
Kata dia, sejauh ini belum ada tanda-tanda bakal diadakan Musorkab. Pihaknya khawatir jika Musorkab melebihi November, nantinya akan berdampak pada alokasi anggaran yang diberikan kepada KONI. Sehingga berdampak pula pada keberlangsungan olahraga di masing-masing Pengcab.
"Idealnya Oktober ini sudah mulai persiapan Musorkab. Sudah ada surat dari KONI Jateng agar KONI Kudus segera Musorkab. Kalau sampai November belum terbentuk kepengurusan yang baru, sedangkan APBD 2024 disahkan, khawatirnya tidak dapat anggaran," terangnya, Senin (23/10/2023).
Baca juga: 15 Saksi Diperiksa Kasus Dugaan Penyalahgunaan Dana Hibah KONI Kudus 2022
Baca juga: Hibah Rp 9 Miliar Masih Kurang, KONI Kudus Minta Tambahan Anggaran di APBD Perubahan
Baca juga: Temuan BPK, LPJ KONI Kudus Bermasalah, Harus Kembalikan Uang Rp 130 Juta
Alun menyebut, pihaknya tidak mempermasalahkan siapa yang nantinya terpilih menjadi Ketua KONI Kudus. Dengan harapan adalah sosok yang tahu tentang olahraga dan bisa membawa olahraga Kudus lebih maju.
Beberapa Pengcab sudah sepakat untuk mendorong Plt Ketua KONI agar segera menggelar Musorkab.
"Kalau tetap tidak ada respon, kami akan maju ke provinsi. Kalau ini terus dibiarkan, olahraga Kudus tidak bisa meningkatkan prestasi. Sebentar lagi masing-masing Pengcab akan mengikuti persiapan PON, Kejurprov, Kejurda, jangan sampai terkendala karena tidak dapat anggaran," tuturnya.
Sementara Ketua DPRD Kudus, H Masan menegaskan, berapa besar anggaran pembinaan KONI nantinya tergantung dengan kepengurusannya.
Kata dia, sebelum anggaran dikucurkan, kepengurusan KONI harus dibenahi terlebih dahulu. Mulai dari ketua definitif, hingga struktur kepengurusan sampai ke lapisan bawah.
Baca juga: Kepengurusan Tiga Periode KONI Kudus Diperiksa Kejaksaan, Imam Menduga Ada Konspirasi
Kepengurusan yang utuh inilah yang bisa bertanggungjawab atas pengelolaan anggaran.
"Yang jelas olahraga harus tetap jalan. Kita harus melihat struktur di KONI. Saya dengar mau ada pemilihan ketua KONI, harus dipegang oleh orang yang paham soal olahraga," tuturnya.
Menurut Masan, ketua KONI harus sosok yang paham dengan olahraga dan paham terkait Kabupaten Kudus. Juga orang yang paham tentang penggunaan anggaran.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/atlet-bola-basket-mengikuti.jpg)