Kamis, 16 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Bisnis

Kredit Komersial Tumbuh Paling Tinggi di Tahun 2023

Secara lebih rinci, segmen komersial mencatatkan pertumbuhan paling tinggi, yakni sebesar 18,55 persen secara yoy menjadi Rp 222,3 triliun.

Editor: rival al manaf
kompas.com
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk berhasil mencatatkan kinerja keuangan impresif di kuartal III 2023(DOK. Humas Bank Mandiri) 

TRIBUNJATENG.COM - Seluruh segmen kredit Bank Mandiri mengalami pertumbuhan di tahun 2023..

Secara lebih rinci, segmen komersial mencatatkan pertumbuhan paling tinggi, yakni sebesar 18,55 persen secara yoy menjadi Rp 222,3 triliun.

Mengekor, kredit segmen usaha kecil menengah tumbuh 11,73 persen secara tahunan menjadi Rp 74,16 triliun.

Baca juga: Fakta-Fakta Terkait Progam Bantuan 500 Ribu Rice Cooker Gratis, Ini Syarat Penerima

Baca juga: Brosur KUR BRI 30 Oktober 2023, Pinjaman BRI Bunga Rendah 0,5 Persen per Bulan

Lalu, segmen mikro turut mencatatkan realisasi positif dengan pertumbuhan mencapai 10,0 persen menjadi Rp 161,4 triliun.

Selanjutnya, kredit konsumer Bank Mandiri tumbuh 12,04 persen menjadi Rp 109,3 triliun.

Sementara itu, kredit korporasi Bank Mandiri tetap menjadi penyumbang portofolio kredit terbesar perseroan, dengan realisasi mencapai Rp 449 triliun dan tumbuh 9,55 persen secara yoy.

Sedangkan nilai aset PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) terus meningkat.

Bahkan, nilai aset bank pelat merah itu telah menembus Rp 2.000 triliun per September 2023.

Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan mengatakan, nilai aset perseroan telah mencapai Rp 2.007 triliun sampai dengan akhir kuartal III-2023.

Aset Bank Mandiri ini tumbuh 9,11 persen bila dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya atau year on year (yoy).

"Kenaikan total aset tersebut ikut didorong oleh laju pertumbuhan kredit dan dana pihak ketiga (DPK) yang mampu tumbuh positif," kata dia, dikutip dari kompas.com, Senin (30/10/2023).

Lebih lanjut Darmawan bilang, total DPK secara konsolidasi perseroan tumbuh positif 6,6 persen secara yoy dari Rp 1.361,3 triliun di September 2022 menjadi Rp 1.451,7 triliun.

Pertumbuhan itu kenaikan ditopang oleh dana murah atau current account and saving account (CASA).

Tercatat total dana murah, terdiri dari tabungan dan giro, Bank Mandiri menembus Rp 1.070 triliun, naik sebesar 12,8 persen secara yoy.

Dengan demikian, rasio dana murah atau CASA ratio Bank Mandiri terkerek naik menjadi 73,73 persen secara konsolidasi dan 78,8 persen secara bank only di September 2023.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved