Berita Semarang
Unnes Kukuhkan 9 Profesor, 2 Profesor Menjabat Dekan FEB dan Dekan FT
Sebanyak 9 guru besar atau profesor Universitas Negeri Semarang dikukuhkan pada Kamis (9/11/2023)
Penulis: amanda rizqyana | Editor: Catur waskito Edy
Melalui karyanya, Prof. Dewi Sulistianingsih berupaya untuk mewujudkan perdamaian dalam masyarakat serta meminimalisasi sengketa.
Ide kreatif serta kepeduliannya terhadap bidang keilmuan hukum inilah yang mengantarkannya memperoleh gelar profesor di bidang ilmu hukum kontrak.
Prof. Dr. Amir Mahmud, S.Pd., M.Si., selaku Profesor bidang Ilmu Manajemen Sektor Publik merupakan profesor bidang manajemen sektor publik.
Pria yang menjabat sebagai Dekan Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Unnes ini menyelesaikan pendidikan S-1 di IKIP Semarang, S-2 Universitas Diponegoro (Undip), dan S-3 Unnes.
Sebagai ahli ekonomi, ia juga dikenal luas karena pengalamannya dalam manajemen remunerasi
Dia merupakan Ketua Tim remunerasi Unnes dan tergabung dalam forum tim remunerasi perguruan tinggi negeri se-Indonesia.
Keahlian itulah yang membuat Prof. Amir kerap diundang sebagai pembicara di berbagai forum nasional.
Dia menaruh perhatian pada bidang manajemen sektor publik, khususnya pemerintahan.
Prof. Dr. Malarsih. M.Sn., selaku Profesor bidang Ilmu Seni Tari merupakan profesor ilmu seni tari pada Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Unnes.
Prof. Malarsih menyelesaikan S-1 di Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta, S-2 Kajian Seni Pertunjukan STSI Surakarta, dan S-3 Pendidikan Seni Unnes.
Bagi Prof. Malarsih, tari tak sekadar kesenian, tapi juga media untuk mewujudkan ekspresi jiwa.
Lewat gerakan-gerakan tubuh yang apik, Prof. Malarsih menciptakan sebuah inovasi seni tari yang mencerminkan kondisi diri dan kondisi kehidupan sosial budaya masyarakat.
Melalui karyanya, Prof. Malarsih ingin menciptakan tari yang lebih indah bagi para penikmatnya, seperti prinsip yang selalu ia pegang dalam hidup, untuk selalu bermanfaat bagi sesama.
Prof. Dr. Rodiyah, S.Pd., S.H., M.Si., sebagai Profesor bidang Ilmu Perancangan Perundang-undangan merupakan ahli bidang perancangan perundang-undangan.
Ilmu hukum merupakan hal yang telah ia tekuni sejak lama. Ia menempuh pendidikan S-1 pada Ilmu PMP KN IKIP Semarang dan Ilmu Hukum Tata Negara Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Semarang.
Kegigihannya berlanjut dengan menamatkan Magister Sains di Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta dan Program Doktor Ilmu Hukum di Undip.
Istri dari AKBP. Arie Iman Prasetya ini juga mendapatkan beasiswa Sandwich-like tahun 2008-2009 di Law School Wisconsin University–USA untuk memperdalam keilmuannya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Sembilan-guru-besar-atau-profesor-Universitas-Negeri-Semarang.jpg)