Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Regional

Kepsek SMP Cabul Sengaja Cari-cari Kesalahan Siswinya, Satu Persatu Dipanggil ke Ruangan

Diduga sudah sejak lama ia melakukan pencabulan terhadap siswi-siswinya yang masih remaja

Editor: muslimah
Tribun Medan/Alfiansyah
Tampang kepala sekolah pelaku pencabulan ketika digiring oleh petugas menuju rumah tahanan Polrestabes Medan, Rabu (29/11/2023). 

TRIBUNJATENG.COM - Kepala sekolah (kepsek) cabul ditangkap polisi karena tindakan tercelanya.

Kepsek sebuah SMP di Deliserdang, Sumatera Utara itu berinisial JR.

Diduga sudah sejak lama ia melakukan pencabulan terhadap siswi-siswinya yang masih remaja.

Korban lebih dari satu orang.

Baca juga: Viral, Baliho Ucapan Ulang Tahun Desain Khas Penyetan Lamongan Turunan Gombel Semarang Bikin Salfok

Baca juga: Pria di Wonosobo Cabuli Balita 4 Tahun Anak Tetangga di Gang Sepi, Korban Sampai Luka

Hal tersebut dikonfirmasi Kasatreskrim Polrestabes Medan, Kompol Teuku Fathir Mustafa.

 Ia mengatakan, JR kini telah ditetapkan sebagai tersangka.

"Kami sudah tetapkan satu orang tersangka, saat ini tersangka sudah kami lakukan penahanan," kata Fathir.

"Kami juga sudah melakukan pemeriksaan dan meminta keterangan dari para korbannya," lanjutnya.

Katanya, berdasarkan hasil penyelidikan pihak kepolisian, diduga pelaku ini melakukan perbuatan cabul tersebut kepada lebih dari satu orang siswinya.

"Dari keterangan yang ada, ada beberapa korban yang saat ini masih kami lakukan pendalaman. Dari masing-masing korban yang menyatakan pernah disentuh areal intimnya," sebutnya.

Lebih lanjut, Fathir menuturkan, atas perbuatannya pelaku dijerat dengan Undang-undang Perlindungan Anak.

Selain itu, polisi juga telah berkoordinasi dengan Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) untuk melakukan trauma healing kepada seluruh korbanya.

"Ini merupakan upaya kita untuk membuat para korban ini tetap bersekolah dan mengikuti kegiatan belajar mengajar, sesuai dengan yang kita harapkan," pungkasnya.

Modus Pelaku

Sementara itu,  modus dari pelaku yakni mencari kesalahan siswinya dan memanggil para korbannya satu-persatu untuk menghadap ke ruangannya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved