Selasa, 2 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Internasional

Mahalnya Biaya Kanal Terusan Panama, Kapal Sekali Lewat Bayar Rp 5 Miliar

Sebuah unggahan yang menceritakan mahalnya biaya melewati Terusan Panama, viral di media sosial. Unggahan tersebut salah satunya dibagikan akun X (dul

Tayang:
Editor: m nur huda
RODRIGO ARANGUA / AFP
Pemandangan kapal pesiar melintasi Terusan Panama di kunci Agua Clara di Colon 80 km barat laut dari Panama City. Terusan Panama mencatat penurunan lalu lintas kapal dan kargo pada tahun fiskal terakhir dibandingkan tahun sebelumnya, namun pendapatannya meningkat, menurut angka yang dirilis Otoritas Terusan Panama (ACP) pada 1 Desember 2023. 

TRIBUNJATENG.COM, PANAMA - Sebuah unggahan yang menceritakan mahalnya biaya melewati Terusan Panama, viral di media sosial. Unggahan tersebut salah satunya dibagikan akun X (dulu Twitter) @kegblgnunfaedh, Minggu (3/12/2023).

Dalam unggahannya, diceritakan seorang pelaut asal Indonesia menunjukkan tarif melintasi Terusan Panama.

"Sekali lewat biayanya capai Rp 5 miliar," tulis pengunggah.

Hingga Senin (4/12/2023), unggahan tersebut tayang sebanyak 2,2 juta kali, dibagikan ulang 1.000 kali, dan disukai 16.000 warganet. Lalu, seperti apa Terusan Panama itu sehingga harus bayar sangat mahal sekali lewat?

Terusan Panama atau Panama Canal merupakan kanal yang dikelola oleh Republik Panama di Amerika Tengah. Dikutip dari Britannica, kanal ini menghubungkan Samudra Atlantik dengan Samudra Pasifik melalui Tanah Genting Panama yang sempit.

Terusan Panama membentang sepanjang sekitar 65 km dari garis pantai dan sekitar 82 km dari perairan dalam Atlantik hingga Pasifik. Selesai dibangun pada Agustus 1914, terusan ini merupakan satu dari dua saluran air buatan paling strategis di dunia, selain Terusan Suez.

Adanya Terusan Panama membuat kapal-kapal yang berlayar dari Amerika Serikat bisa mempersingkat perjalanannya sekitar 15.000 km.

Kapal dari Amerika Selatan menghemat perjalanan sejauh 6.500 km, sementara kapal yang berlayar antara Eropa, Asia Timur, atau Australia menghemat jarak sejauh 3.700 km.

Tanpa adanya Terusan Panama, kapal-kapal yang berlayar dari Eropa ke Amerika akan menghabiskan waktu yang lebih lama karena perlu mengelilingi Tanjung Horn di Cile.

Terusan Panama tidak hanya bekerja sebagai jalur pintas yang memotong daratan. Kanal ini memiliki teknologi khusus saat dilewati kapal-kapal.

Dikutip dari situs Shipping and Freight Resource, Terusan Panama berfungsi sebagai jembatan yang membawa kapal-kapal naik dan turun di permukaan laut.

Awalnya, kapal akan memasuki jalur Gatún Locks di Samudra Atlantik. Gatún Locks adalah rangkaian tiga anak tangga yang mengangkat kapal setinggi 26 mdpl ke Danau Gatún.

Kapal lalu melanjutkan perjalanan ke Pedro Miguel Locks tempat kapal akan diturunkan sejauh 9 meter ke Danau Miraflores.

Kapal-kapal tersebut berjalan sejauh 2 km menuju Miraflores Locks yang menurunkan kapal sesuai permukaan laut. Kapal-kapal kemudian berlayar sepanjang 11,2 km memasuki Samudra Pasifik.

Untuk bisa naik dan turun dari permukaan laut, setiap kapal akan masuk ke ruang terkunci sepanjang 304 meter dan lebar 33,5 meter.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved