Berita Kudus
Pemkab Kudus Dukung Pelatihan Pembuatan Caping Kalo
Penjabat (Pj) Bupati Kudus Bergas Catursasi Penanggungan mengatakan mendukung adanya jenis pelatihan pembuatan caping kalo tersebut
Penulis: Rezanda Akbar D | Editor: muslimah
TRIBUNJATENG.COM, KUDUS – Kegiatan pelatihan dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) masih terus diadakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus.
Baru-baru ini, Pemkab Kudus mengadakan kegiatan pelatihan pembuatan caping kalo.
Pelatihan ini diadakan oleh Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Ketenagakerjaan, Perindustrian, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disnakerperinkop dan UKM) Kabupaten Kudus.
Penjabat (Pj) Bupati Kudus Bergas Catursasi Penanggungan mengatakan mendukung adanya jenis pelatihan pembuatan caping kalo tersebut.
Pasalnya, pelatihan ini mampu membantu melestarikan budaya lokal khas di Kota Kretek.
“Pelatihan ini sangat bagus ya karena bisa medukung untuk melestarikan kebudayaan caping kalo,” ucapnya.
Diketahui, caping kalo memang merupakan kebudayaan asli dari Kabupaten Kudus. Caping Kalo merupakan topi yang berbentuk bulat pipih seperti saringan.
Awalnya caping ini digunakan oleh para petani lokal agar terhindar dari terik matahari saat di sawah.
Kemudian, caping kalo juga digunakan sebagai pelengkap aksesoris kepala pada pakaian adat khas kudus.
Seiring perkembangan waktu, penggunaan caping kalo saat ini hanya digunakan pada acara atau momen tertentu saja.
Bergas menilai, kegiatan pelatihan ini merupakan terobosan baru jenis pelatihan dari dana cukai yang diadakan oleh Disnakerperinkop dan UKM Kabupaten Kudus.
Apalagi, lanjutnya, kerajinan caping kalo saat ini sudah hampir punah. Hal ini lantaran jumlah pengrajin caping kalo yang sudah semakin berkurang.
“Caping kalo kan saat ini sudah jadi barang langka itu, kadernya tidak ada, penerusnya tidak ada. Padahal ini kan budaya asli khas Kudus, jadi sangat bagus jika bisa dilestarikan,” paparnya.
Dia mengatakan, kegiatan pelatihan ini juga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, kegiatan ini mampu memacu produktivitas masyarakat di Kota Kretek.
“Tentunya kegiatan pelatihan ini tidak semata-mata menjadikan para peserta terampil, akan tetapi juga untuk memotivasi mereka agar bisa semakin produktif,” ucapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/PJ-Bupati-Kudus-Bergas-Catursasi-Penanggungan-saat-melihat-produk-ekraf.jpg)