Sabtu, 2 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Rusia vs Ukrania

Ukraina Klaim Hancurkan Kapal Rusia yang Diduga Bawa Drone Shahed Iran

Angkatan Udara Ukraina pada Selasa (26/12/2023) menghancurkan kapal armada Rusia di Laut Hitam yang diduga membawa drone Shahed Iran untuk perang.

Tayang:
AP/Anton Vaganov/Reuters Pool
Ilustrasi parade kapal perang Rusia - NATO meningkatkan pengawasan wilayah Laut Hitam setelah Rusia menyatakan menarik diri dari kesepakatan ekspor biji-bijian. 

TRIBUNJATENG.COM, FEODOSIA -- Angkatan Udara Ukraina pada Selasa (26/12/2023) menghancurkan kapal armada Rusia di Laut Hitam yang diduga membawa drone Shahed Iran untuk perang.

Dalam pesannya di aplikasi Telegram, AU Ukraina menyebutkan bahwa kapal besar Novocherkassk dihancurkan oleh pilot angkatan udara.

“Orang-orang bilang kapal itu mengangkut Shahed,” tambahnya, mengacu pada drone peledak buatan Iran yang biasa digunakan oleh Rusia untuk melawan Ukraina.

Ukraina tidak mengungkapkan lokasi serangan, tetapi komandan AU Mykola Olechtchouk mengunggah video ledakan api di pangkalan angkatan laut Rusia di Feodosia, Semenanjung Crimea.Sergey Aksyonov, pemimpin Crimea yang ditunjuk Rusia mengatakan, "Serangan musuh dilakukan di wilayah Feodosia".

“Area pelabuhan ditutup,” tulisnya di Telegram, dikutip dari kantor berita AFP.

"Sampai saat ini, ledakan sudah berhenti dan api dapat dilokalisasi. Semua layanan terkait berada di lokasi. Penghuni beberapa rumah akan dievakuasi," lanjutnya.

Ukraina sering melakukan serangan di Crimea yang khususnya menargetkan militer Rusia. Pada April 2022, kapal penjelajah Moskva yang merupakan andalan Rusia di armada Laut Hitam, tenggelam di Crimea.

Di sisi lain, Rusia pada Senin (25/12/2023) mengeklaim pasukannya menguasai Kota Maryinka di Ukraina timur sepenuhnya.

“Unit penyerangan kami hari ini sepenuhnya membebaskan permukiman Maryinka,” kata Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu kepada Presiden Vladimir Putin dalam pertemuan yang ditayangkan di televisi pemerintah. 

Tumpukan puing-puing dan bangunan apartemen yang hancur di area luas dapat dilihat dalam rekaman dari drone yang ditayangkan televisi Rusia. Disebutkan bahwa itu situasi terkini Maryinka. 

“Saya ucapkan selamat kepada Anda,” kata Putin kepada Shoigu, dikutip dari kantor berita AFP. 

Putin melanjutkan, ini adalah keberhasilan yang memberi pasukan Rusia kesempatan bergerak ke wilayah operasional lebih luas.

Shoigu kemudian berujar, kendali atas Maryinka akan memungkinkan tentaranya bergerak lebih jauh dan dapat melindungi Donetsk secara lebih efektif dari serangan Ukraina. 

Namun, juru bicara militer Ukraina Oleksandr Shtupun membantah Maryinka sepenuhnya dikendalikan oleh Rusia.
“Pertempuran untuk Maryinka terus berlanjut,” katanya, seraya menambahkan bahwa masih ada tentara Ukraina di perbatasan distrik Maryinka. 

“Kota ini hancur total,” imbuhnya. 

Akan tetapi, kedua klaim Rusia dan Ukraina sama-sama tidak dapat diverifikasi secara independen. Serangan balasan Ukraina yang dimulai pada Juni 2023 di sepanjang garis depan selatan dan timur negara itu sudah banyak mereda dan hanya sedikit yang berhasil. 

Kini, pasukan Rusia meningkatkan tekanan ke Ukraina dalam beberapa pekan terakhir. (aditya/kps)

Baca juga: "Penuh Rasa Bangga di Dada" Ini Chord Kunci Gitar Song For Pride Bonek Persebaya Surabaya

Baca juga: Ini Link Penjualan dan Harga Tiket Piala Asia 2023, Tersedia Tiga Kategori untuk Penonton

Baca juga: Meski PBB Serukan Genjatan Senjata Berkelanjutan di Gaza, Israel Bombardir Maghazi di Malam Natal

Baca juga: Fakta Kasus Tewasnya 3 Personel Band Usai Manggung di Bar Hotel di Surabaya

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved