Jumat, 1 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Regional

Inilah Tampang Eeng Praza, Pembunuh 1 Keluarga Karena Kecewa Bagi Hasil Bisnis Ponsel Bekas

Inilah tampang Eeng Praza (43), pelaku pembunuhan satu keluarga yang terdiri dari empat orang anggota keluarga di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba).

Tayang:
Editor: raka f pujangga
KOMPAS.COM/AJI YK PUTRA
Tersangka Eeng Praza (43) saat berada di Polda Sumsel. ia ditangkap polisi lantaran telah membantai satu keluarga di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba). 

TRIBUNJATENG.COM, PALEMBANG - Inilah tampang Eeng Praza (43), pelaku pembunuhan satu keluarga yang terdiri dari empat orang anggota keluarga di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan.

Korban terdiri dari Heri (50) termasuk dua orang anak Heri yang masih kecil, serta ibu kandung korban yang berusia lanjut.

Motif pelaku karena Heri (50) tidak memberikan uang bisnis jual beli ponsel bekas yang mereka sepakati sebesar Rp 30 juta.

Baca juga: Sosok Ni Made Sutarini, Istri Yang Dibunuh Suami Karena Tak Pernah Pulang ke Rumah di Malang

Bisnis jual beli ponsel 

Eeng mengatakan, ia bersama Heri sebelumnya telah sepakat untuk berbisnis jual beli ponsel bekas dengan modal sebesar Rp 30 juta.

Korban menjanjikan pelaku mendapatkan keuntungan sebesar 50 persen.

Namun, saat akan ditagih, kata Eeng, korban ingkar janji sehingga membuat pelaku marah.

“Saya gelap mata uang Rp 30 juta untuk jual beli HP tidak diberikan. Padahal janjinya dapat keuntungan 50 persen,” kata Eeng saat berada di Mapolda Sumsel, Senin (1/1/2024).

Tewaskan satu keluarga

Menurut Eeng, korban Heri mengaku membeli ponsel bekas seharga Rp Rp 1,1 juta per unit.

Kemudian, ponsel itu akan kembali dijual Rp 1,8 juta.

Saat,tersangka Eeng hendak meminta keuntungan, korban menolak untuk memberikan sehingga mereka pun sempat terlibat perkelahian di rumah korban.

“Saya ambil kayu dan memukulnya (Heri). Kemudian ada ibunya (korban Masturo) datang ikut membantu saya pukul juga, mereka tewasnya di dalam rumah, ”ujarnya.

Tak sampai di situ, Eeng sempat menendang tubuh Heri hingga masuk ke dalam septic tank.

Lalu, ia pun melihat kedua anak korban yakni AU (5) dan MA (12) lari keluar rumah.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved